Harga Kripto Hari Ini 26 Januari 2026: Bitcoin dan Ethereum Terkoreksi

Berikut daftar harga kripto jajaran teratas termasuk bitcoin (BTC) pada perdagangan Senin, (26/1/2026).

oleh Tira SantiaDiterbitkan 26 Januari 2026, 07:00 WIB
Berikut pergerakan harga kripto dalam 24 jam terakhir. (Foto: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Pasar aset kripto mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir. Mayoritas kripto berkapitalisasi besar tercatat melemah seiring sentimen global yang belum stabil. Harga kripto hari ini yakni Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) memimpin pelemahan, sementara sejumlah stablecoin bergerak relatif stabil mengikuti nilai dolar AS.

Mengutip Coinmarketcap.com, Senin (26/1/2026), dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin berada di level USD 86.371,22 atau melemah 3,20 persen. Penurunan ini membuat kapitalisasi pasar Bitcoin bertahan di kisaran USD 1,73 triliun.

Sementara itu, Ethereum mencatat koreksi lebih dalam dibanding Bitcoin. Dalam 24 jam, ETH turun 5,42 persen ke posisi USD 2.796,42. Kapitalisasi pasar Ethereum berada di level USD 338,14 miliar, dengan sentimen pasar yang masih dibayangi pelemahan sektor altcoin.

Berbeda dengan kripto lainnya, Tether sebagai stablecoin relatif stabil. Dalam 24 jam terakhir, USDT bergerak di kisaran USD 0,9989 atau menguat tipis 0,05 persen. Pergerakan ini mencerminkan fungsinya sebagai aset lindung nilai sementara di tengah volatilitas pasar.

BNB tercatat melemah 2,91 persen dalam 24 jam terakhir ke harga USD 861,23. Kapitalisasi pasarnya mencapai USD 117,40 miliar. XRP juga berada di zona merah dengan penurunan 4,93 persen dalam 24 jam terakhir. Harga XRP kini berada di level USD 1,82, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 110,85 miliar.

Altcoin Besar Ikut Terkoreksi

Di sisi lain, USDC kembali menunjukkan kestabilannya sebagai stablecoin. Dalam 24 jam terakhir, USDC berada di level USD 0,9997 atau naik tipis 0,01 persen, dengan kapitalisasi pasar USD 72,42 miliar.

Sedangkan, Solana (SOL) mengalami tekanan cukup signifikan. Dalam 24 jam terakhir, SOL turun 7,06 persen ke level USD 118,26. Kapitalisasi pasar Solana tercatat sekitar USD 66,94 miliar.

TRX bergerak relatif stabil meski masih berada di zona merah. Dalam 24 jam, harga TRX terkoreksi tipis 0,03 persen ke posisi USD 0,2950 dengan kapitalisasi pasar USD 27,93 miliar.

Dogecoin kembali melemah dalam 24 jam terakhir. DOGE turun 4,39 persen ke level USD 0,1188. Lalu, Cardano mencatat penurunan 5,89 persen dalam 24 jam terakhir. Harga ADA kini berada di level USD 0,3377, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 12,16 miliar.

 

 

 

Bitcoin Cash hingga Chainlink Masih Bergerak Fluktuatif

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

BCH turut mengalami koreksi dalam 24 jam terakhir. Harga BCH turun 4,30 persen ke posisi USD 568,25. Kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar USD 11,35 miliar. Kemudian, LEO menjadi salah satu kripto yang bergerak positif. Dalam 24 jam terakhir, LEO naik tipis 0,05 persen ke level USD 9,00, dengan kapitalisasi pasar USD 8,30 miliar.

Monero mencatat penurunan terdalam di jajaran kripto besar. Dalam 24 jam terakhir, XMR anjlok 12,00 persen ke harga USD 444,84. Kapitalisasi pasarnya berada di kisaran USD 8,23 miliar.

Chainlink (LINK) juga masih tertekan. Dalam 24 jam terakhir, LINK turun 6,32 persen ke level USD 11,44. Kapitalisasi pasar LINK tercatat sekitar USD 8,11 miliar.

Sebagai stablecoin, USDe bergerak stabil dengan kecenderungan menguat. Dalam 24 jam terakhir, USDe berada di level USD 0,9988 atau naik 0,05 persen, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 6,59 miliar.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

UBS Jajaki Tawarkan Kripto

Ilustrasi harga kripto (Foto By AI)

Sebelumnya, UBS bakal menawarkan opsi investasi kripto kepada beberapa klien perbankan swasta. UBS sedang memilih mitra untuk penawaran kripto yang diusulkan.

Demikian mengutip Channel News Asia, ditulis Sabtu (24/1/2026), berdasarkan sumber Bloomberg, UBS awalnya akan mengizinkan klien terpilih dari bank swasta di Swiss untuk membeli dan menjual bitcoin dan ether. Layanan tersebut akan dapat diperluas ke pasar termasuk Asia-Pasifik dan Amerika Serikat.

“Sebagai bagian dari strategi aset digital UBS, kami secara aktif memantau perkembangan dan mengeksplorasi inisiatif yang mencerminkan kebutuhan klien, perkembangan peraturan, tren pasar dan kontrol risiko yang kuat,” ujar juru bicara UBS kepada Reuters.

“Kami menyadari pentingnya teknologi buku besar terdistribusi seperti blockchain yang mendasari aset digital,” demikian seperti dikutip.

Peningkatan fokus bank pada kripto sebagian merupakan respons terhadap meningkatnya permintaan aset digital dari klien kaya.

Tahun lalu, Bloomberg News melaporkan bahwa JPMorgan Chase sedang mempertimbangkan untuk menawarkan perdagangan mata uang kripto kepada klien institusionalnya, sementara Morgan Stanley mengatakan akan menawarkan perdagangan kripto di platform E*Trade mulai paruh pertama tahun ini.

Langkah seperti itu oleh UBS akan menandai langkah signifikan lainnya dalam adopsi aset digital yang lebih luas oleh institusi di Presiden AS Donald Trump, yang telah berjanji untuk menjadikan Amerika sebagai "ibu kota kripto dunia."

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya