Liputan6.com, Jakarta - Industri hiburan Tanah Air kembali diwarnai oleh kehadiran talenta muda berbakat yang siap bersinar di layar kaca. Salah satu nama yang kini mulai mencuri perhatian publik adalah Intan Mustika, aktris muda kelahiran Bandung yang memiliki pesona kecantikan khas berdarah Sunda dan Tionghoa.
Lahir pada 2 Desember 2003, Intan tumbuh sebagai putri bungsu dari pasangan Ela Suryani dan Jajang. Sebagai anak perempuan satu-satunya di antara tiga saudara laki-laki, Intan menyebut dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam menapaki dunia seni peran.
Advertisement
Perjalanan karier gadis berusia 20-an ini tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui proses panjang sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Mengenai awal mula terjun ke dunia seni peran, dara asal Bandung ini menyebut peran besar sang ibu dalam melihat potensi dirinya.
"Sepertinya mama aku yang melihat bakat akting itu ya sejak kecil. Dari SD itu aku sudah ikut sanggar untuk akting dan ikut-ikut akting untuk pertunjukan di TV Lokal. Mama yang setia anterin aku untuk kursus akting sih ya," ujar Intan Mustika.
Berkat ketekunan mengikuti berbagai pelatihan dan casting, Intan mulai mendapatkan kepercayaan untuk tampil di berbagai judul, mulai dari peran anak-anak hingga remaja. Ia tercatat pernah terlibat dalam film Korban ke-13 saat masih SD dan film Coboy Junior The Movie saat duduk di bangku SMP.
"Ya itu syuting di TV lokal terus ada FTV juga, memang semua dari peran kecil ya. Ingat juga waktu SD ikut main di film Coboy Junior, waktu itu lagi hits banget mereka. Senang banget walau cuma dapat peran kecil tapi bisa melihat mereka dari dekat, ngefans banget dulu sama mereka," kenangnya.
Intan Mustika di Preman Pensiun.
Karier Intan terus menanjak seiring bertambahnya usia, di mana ia mulai merambah ke produksi sinetron kejar tayang. Salah satu pengalaman yang membekas dalam ingatan Intan adalah saat ia bergabung dalam produksi sinetron populer Preman Pensiun.
"Syuting sinetron Preman Pensiun sih paling berkesan banget, itu aku syuting hampir selama 1,5 tahun. Dari kru sama pemain semua baik-baik. Almarhum Epy Kusnandar juga baik dan humble banget. Sedih banget pas tahu kabar meninggalnya," ungkapnya.