Liputan6.com, Jakarta - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah menerima sebanyak 10 kantong jenazah korban terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Sebanyak enam jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diketahui identitasnya.
"Enam kantong jenazah yang teridentifikasi terdiri dari lima jenazah utuh dan satu bagian tubuh. Sementara empat kantong lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI," ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan, Sabtu (24/1/2026).
Advertisement
Identitas korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah sebagai berikut:
1. Suryana, laki-laki, 57 tahun
2. Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun
3. Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun
4. Nining, perempuan, 40 tahun
5. Nurhayati, perempuan, 42 tahun
6. M. Kori, laki-laki, 30 tahun, berupa bagian tubuh.
"Sementara itu, masih dalam proses identifikasi sebanyak tiga jenazah utuh dan satu bagian tubuh," ucap Hendra.
Hendra melanjutkan, proses identifikasi dilakukan dengan mengedepankan standar prosedur operasional yang ketat. Proses tersebut melibatkan tenaga media, forensi, serta dukungan teknologi untuk memastikan keakuratan data korban.
Selain itu, Polda Jawa Barat juga mendirikan Pos Pelayanan Kesehatan untuk membantu para pengungsi yang terdampak. Hal itu dilakukan khususnya dalam memenuhi kebutuhan medis darurat serta pemulihan kesehatan pascakejadian.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, baik kepada korban maupun keluarga, agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan manusiawi," kata dia.