Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria bernama Adi Yanto (45), warga asal Sumenep, dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam terseret arus sungai saat mencoba menyeberangi sungai sampean baru pada Kamis (22/1/2026). Dia menyeberangi sungai dengan cara berenang.
Kejadian ini bermula pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban yang merupakan warga Dusun Tajjan, Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Sumenep Madura, bermaksud menyusul menantunya ke sawah. Alih-alih menggunakan jalur darat, korban memilih memotong jalan dengan berenang mengikuti arus Sungai Sampean Baru.
Advertisement
Kekhawatiran keluarga memuncak saat korban tak kunjung pulang hingga petang. Sang menantu mengaku sama sekali tidak bertemu dengan korban di lokasi tujuan. Setelah pencarian mandiri oleh pihak keluarga nihil, laporan kehilangan pun diteruskan ke pihak berwenang dalam hal ini ke Kantor SAR Banyuwangi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banyuwangi, I Made Oka Astawa langsung mengambil langkah taktis dengan menerjunkan tim penyelamat.
"Kami telah mengerahkan satu tim Rescue yang terdiri dari tujuh personel terlatih menuju lokasi kejadian. Fokus utama kami adalah menyisir aliran sungai yang diduga kuat menjadi titik hilangnya korban," ujar I Made Oka Astawa, Jumat (23/1/2026).
Tim Rescue diperkirakan tiba di Last Known Position (LKP) pada pukul 08.59 WIB dan langsung bergabung dengan unsur gabungan lainnya.
"Kita langsung gabung ke tim gabungan untuk melakukan pencarian di lokasi," ucapnya.
Untuk memaksimalkan pencarian di medan sungai yang cukup menantang, petugas dilengkapi dengan armada rescue car, perahu rafting, peralatan medis darurat, serta sistem komunikasi terpadu.
"Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai dengan harapan korban dapat segera ditemukan,”paparnya.