Liputan6.com, Jakarta - Mobil listrik terbaru Jaecoo, J5 EV dikabarkan telah diproduksi di fasilitas perakitan milik Mercedes-Benz, di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Pabrik produksi ini sendiri, sejatinya adalah milik PT Inchape Indomobil Manufacturing Indonesia.
Menanggapi kabar tersebut, President Director Chery Group, Zeng Shuo, perakitan Jaecoo J5 EV ini, memang benar dilakukan di pabrik Mercedes-Benz ini.
Advertisement
"Chery Motor Indonesia, telah menjalin kerja sama dengan Inchape Indonesia, untuk merakit sub brand, dan model. Sekarang Jaecoo J5 dirakit di dua pabrik," jelas Zeng Shuo, kepada Liputan6.com, melalui pesan elektronik, Kamis (22/1/2026).
Sebelumnya, perakitan Jaecoo J5 EV sendiri, memang sudah dilakukan di PT Handal Indonesia Motor (HIM) sejak awal Oktober 2025. Saat ini, unit-unit J5 EV bahkan telah mulai didistribusikan ke sejumlah dealer untuk keperluan test drive dan display.
Dengan produksi Jaecoo J5 EV ini mulai diproduksi di Wanaherang juga, sepertinya untuk mengejar pengiriman kepada konsumen, yang memang model ini mendapatkan sambutan yang cukup positif, dengan jumlah pemesanan yang cukup besar.
Sebagai informasi, pre-booking SUV listrik ini telah dibuka sejak ajang GIIAS 2025, dengan estimasi harga Rp 350 juta untuk varian Standard dan Rp 450 juta untuk varian Premium.
Warna hitam dan putih menjadi pilihan paling diminati oleh konsumen sejauh ini. Soal spesifikasi, Jaecoo J5 EV dibekalizn baterai berkapasitas 60,9 kWh yang mampu memberikan kombinasi efisiensi dan kepraktisan.
Spesifikasi Jaecoo J5 EV
Mobil ini mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 155 kW serta torsi 288 Nm, menjadikannya salah satu SUV listrik tangguh di kelasnya.
Tak hanya bertenaga, mobil ini juga mengedepankan aspek keselamatan. Terdapat 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) serta 6 airbag yang siap menjaga keamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.