Madrid vs Monaco: Kalah Penguasaan Bola, Los Blancos Mematikan di Serangan Balik

Vinicius Jr menjawab cemoohan dengan satu gol dan tiga assist pada laga Madrid vs Monaco.

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 21 Januari 2026, 16:12 WIB
Vinicius Junior dan Alvaro Arbeloa berpelukan dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid tampil brutal saat menjamu Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). Dengan Alvaro Arbeloa melakoni laga Eropa pertama sebagai pelatih, Madrid vs Monaco berakhir 6-1 bagi tuan rumah.

Vinicius Jr jadi pusat perhatian. Setelah sempat dicemooh fans sendiri di laga sebelumnya, winger Brasil itu membalas dengan cara terbaik, yaitu satu gol, tiga assist, dan teror tanpa henti di sisi kiri.

Kylian Mbappe juga tak mau kalah. Striker Prancis itu membuka pesta gol lewat dua penyelesaian klinis di babak pertama. Madrid memang tak dominan dalam penguasaan bola, tapi mematikan saat menyerang balik. Efisiensi dan kecepatan jadi senjata utama, membuat Monaco tak berdaya sejak awal laga.


Efektivitas Madrid dan Runtuhnya Monaco

Selebrasi Franco Mastantuono dalam laga Real Madrid vs Monaco di Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Gol pertama Madrid lahir dari serangan balik cepat. Federico Valverde mengirim umpan matang yang diselesaikan Mbappe dengan tenang. Kombinasi Mbappe dan Vinicius kembali berbuah gol kedua sebelum setengah jam laga berjalan. Monaco benar-benar kewalahan membaca pergerakan lini depan Madrid.

Memasuki babak kedua, tekanan tuan rumah semakin menjadi. Vinicius kembali berperan sebagai kreator saat memberi assist untuk Franco Mastantuono. Petaka Monaco berlanjut lewat gol bunuh diri Thilo Kehrer, lagi-lagi berawal dari umpan Vinicius. Meski sempat kecolongan akibat kesalahan sendiri, Madrid tetap mengontrol permainan dan menunjukkan mental juara khas Liga Champions.


Vinicius Bangkit, Bellingham Menyempurnakan

Pemain Real Madrid, Jude Bellingham, melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam laga kontra AS Monaco pada matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Malam itu terasa spesial bagi Vinicius Jr. Dicemooh di pertandingan sebelumnya, ia justru tampil lepas dan percaya diri. Gol kelima Madrid lahir dari tendangan kerasnya yang tak terbendung. Satu kesalahan di lini belakang memang memberi Monaco gol hiburan lewat Jordan Teze, tapi itu tak mengubah cerita.

Jude Bellingham menutup pesta dengan gol keenam, menunjukkan perannya yang kian matang di lini tengah. Madrid mungkin belum sempurna dalam bertahan, namun intensitas dan keberanian menyerang membuat Monaco tak punya ruang untuk berkembang sepanjang laga.


Awal Era Arbeloa di Liga Champions

Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeola. (AFP)

Kemenangan besar ini jadi sinyal kuat kebangkitan Real Madrid di Eropa. Alvaro Arbeloa langsung memberi dampak positif dengan pendekatan agresif dan transisi cepat. Mbappe terus menjaga ketajamannya, Vinicius membungkam kritik, dan pemain muda seperti Mastantuono ikut mencuri sorotan.

Dengan aura Liga Champions yang kembali terasa, Madrid mengirim pesan tegas ke para pesaing bahwa Los Blancos belum habis, dan Bernabeu kembali jadi panggung mimpi buruk bagi tim tamu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya