Liputan6.com, Jakarta - Jalan-jalan ke Solo rasanya belum lengkap tanpa menjelajahi kekayaan kuliner tradisionalnya. Kota budaya ini bukan hanya menawarkan batik dan keraton, tetapi juga ragam hidangan khas yang cita rasanya tetap terjaga dari generasi ke generasi.
Salah satu kuliner tradisional yang mulai jarang ditemui namun tetap diburu pencinta rasa autentik adalah brambang asem. Makanan sederhana ini menyimpan perpaduan rasa unik yang sulit dilupakan.
Advertisement
Jika kamu penasaran ingin mencicipi kelezatan kuliner khas ini langsung dari kota asalnya, berikut ulasan lengkap rekomendasi tempat makan brambang asem di Solo dari Liputan6.com yang terkenal enak dan legendaris, Sabtu (17/1/2026).
1. Warung Brambang Asem Yu Tari
Nama Yu Tari sudah sangat dikenal oleh para pencinta kuliner tradisional Solo. Meski warungnya sederhana dan berada di pinggir jalan, pengunjungnya hampir selalu ramai. Cita rasa brambang asem di sini terkenal segar, dengan komposisi sambal yang pas dan daun ubi yang empuk. Tambahan tempe bacemnya manis legit, membuat satu porsi terasa lengkap.
Lokasi: Jl. Gatot Subroto No.42, Kemlayan, Serengan, Surakarta
Jam buka: 10.00–16.00 WIB
2. Warung Nedho Manahan
Warung Nedho menjadi favorit banyak orang, terutama saat jam makan siang. Ciri khasnya adalah tambahan bakwan goreng yang renyah sebagai pelengkap. Kombinasi brambang asem hangat dengan bakwan dan es dawet jeruk nipis menjadi perpaduan sempurna untuk mengusir lapar dan dahaga.
Lokasi: Jl. Samratulangi No.27, Manahan, Surakarta
Jam buka: 10.00–16.00 WIB
3. Brambang Asem Mak Wiji
Brambang Asem Mak Wiji dikenal dengan porsinya yang melimpah dan harga yang ramah di kantong. Tak heran jika tempat ini menjadi favorit mahasiswa dan warga lokal. Rasanya konsisten sejak lama, membuat banyak pelanggan setia selalu kembali.
Lokasi: Belakang Toko Emas Semar Nusantara Rajiman, Solo
Jam buka: 11.00 WIB hingga habis
4. Bakmi Toprak dan Brambang Asem Mbah Sar
Warung ini menyajikan brambang asem secara tradisional menggunakan pincuk daun pisang, menambah kesan autentik. Sambalnya terasa mantap dengan rasa asam yang seimbang. Selain brambang asem, tersedia menu lain seperti bakmi toprak, gado-gado, dan lotek.
Lokasi: Jl. Pringgading II, Setabelan, Banjarsari, Surakarta
Jam buka: 09.00–14.00 WIB
5. Brambang Asem Pasar Gedhe Solo
Pasar Gedhe merupakan surga jajanan tradisional Solo. Di dalamnya, kamu bisa menemukan banyak penjual brambang asem dengan rasa yang autentik. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau dan cocok untuk sarapan atau jajan pagi.
Lokasi: Area Pasar Gedhe, Surakarta
Jam buka: 06.00 WIB hingga habis
6. Brambang Asem Bu Rini Pasar Gedhe
Masih di kawasan Pasar Gedhe, Brambang Asem Bu Rini sering direkomendasikan karena sambalnya yang segar dengan rasa asam yang pas. Daun ubi yang digunakan empuk dan tidak pahit, berpadu dengan tempe bacem manis.
Lokasi: Pasar Gedhe Solo
Jam buka: Pagi hingga siang
7. Brambang Asem Keprabon
Di kawasan Keprabon, terdapat penjual brambang asem yang cukup populer di kalangan warga sekitar. Tempatnya sederhana, namun rasa sambalnya konsisten dan porsinya mengenyangkan, cocok untuk makan siang ringan.
Lokasi: Keprabon, Banjarsari, Solo
Jam buka: Siang hari hingga habis
8. Brambang Asem Bu Sarti Serengan
Brambang Asem Bu Sarti dikenal dengan sambalnya yang pedas segar dan tidak terlalu manis. Porsinya pas dan sering menjadi pilihan warga Serengan yang ingin menikmati brambang asem tanpa harus ke pasar.
Lokasi: Kecamatan Serengan, Surakarta
Jam buka: Siang hari
Mengenal Brambang Asem, Kuliner Khas Solo yang Mulai Langka
Brambang asem merupakan makanan tradisional khas Solo yang berbahan dasar daun ubi jalar rebus. Sekilas, tampilannya memang mengingatkan pada pecel, bahkan oleh sebagian warga Solo disebut juga dengan istilah “jlegor”. Namun, jika dicicipi, keduanya memiliki karakter rasa yang sangat berbeda.
Perbedaan utama terletak pada sambalnya. Pada brambang asem, sambal tidak hanya terdiri dari cabai, gula aren, dan terasi, tetapi juga menggunakan bawang merah (brambang) dan asam jawa. Inilah yang membuat cita rasanya khas—perpaduan pedas, manis, asam, dan sedikit gurih dari bawang merah mentah yang segar.
Keunikan lain dari hidangan ini adalah penggunaan tempe gembus atau tempe bacem sebagai pelengkap. Tempe gembus yang berasal dari ampas tahu memiliki tekstur lembut dan rasa yang netral, sehingga berpadu sempurna dengan sambal brambang asem yang kuat.
Saat ini, brambang asem memang semakin jarang dijumpai. Namun, Solo masih menjadi tempat terbaik untuk menemukannya, terutama di pasar tradisional dan warung-warung legendaris yang konsisten menjaga resep lama.
FAQ Seputar Brambang Asem
1. Apa perbedaan brambang asem dan pecel?
Perbedaan utama terletak pada sambalnya. Brambang asem menggunakan bawang merah dan asam jawa, sedangkan pecel memakai bumbu kacang.
2. Brambang asem berasal dari daerah mana?
Brambang asem berasal dari Kota Solo, Jawa Tengah.
3. Apa itu tempe gembus pada brambang asem?
Tempe gembus adalah tempe yang dibuat dari ampas tahu, bertekstur lembut dan biasanya menjadi pelengkap brambang asem.
4. Kapan waktu terbaik menikmati brambang asem di Solo?
Pagi hingga siang hari adalah waktu terbaik karena banyak penjual yang buka sejak pagi.
5. Apakah brambang asem cocok untuk vegetarian?
Ya, brambang asem umumnya cocok untuk vegetarian karena berbahan dasar sayuran dan tempe, meski perlu memastikan penggunaan terasi pada sambalnya.