Harga Emas Antam Hari Ini 17 Januari 2026 Lebih Murah Rp 6.000, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

Berikut daftar lengkap harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam pada perdagangan Sabtu, (16/1/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 17 Januari 2026, 09:55 WIB
Mengikuti harga emas dunia, harga emas Antam melemah pada perdagangan Sabtu, (17/1/2026). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam hari ini, Sabtu (17/1/2026) kembali terperosok. Harga emas Antam hari ini lebih murah Rp 6.000 menjadi Rp 2.663.000. Dengan demikian, harga emas Antam hari ini susut Rp 12.000 dalam dua hari.

Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dibanderol Rp 2.669.000 per gram. 

Untuk harga buyback emas Antam juga terpangkas Rp 6.000 menjadi Rp 2.509.000. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.509.000 gram.

Untuk diketahui, rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya dicetak pada perdagangan Kamis, 15 Januari 2026. Harga emas Antam di angka Rp 2.675.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam Rp 2.521.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Berikut daftar harga emas Antam Sabtu, 17 Januari 2026 untuk pengambilan di gedung Antam:

  •  Harga emas 0,5 gram: Rp 1.381.500.
  •  ⁠Harga emas 1 gram: Rp 2.663.000.
  • ⁠Harga emas 2 gram: Rp 5.276.000.
  • ⁠Harga emas 3 gram: Rp 7.896.000.
  • ⁠Harga emas 5 gram: Rp 13.130.000.
  • ⁠Harga emas 10 gram: Rp 26.180.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp 65.285.000.
  • ⁠Harga emas 50 gram: Rp 130.405.000.
  • ⁠Harga emas 100 gram: Rp 260.660.000.
  • ⁠Harga emas 250 gram: Rp 651.340.000.
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.302.400.000.
  • ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp 2.603.600.000.

Harga Emas Dunia

Seorang penjual berjalan melewati kalung emas yang dipajang selama festival Hindu 'Akshaya Tritiya', hari keberuntungan dalam kalender Hindu untuk membeli barang-barang berharga, di ruang pamer perhiasan di Chennai, India, Selasa (3/5/2022). Membeli emas adalah kegiatan yang populer di Akshaya Tritiya, karena ini adalah simbol utama kekayaan dan kemakmuran. (Arun SANKAR / AFP)

Sebelumnya, harga emas turun lebih dari 1% pada perdagangan Jumat, 16 Januari 2026. Koreksi harga emas dunia terjadi seiring investor merealisasikan keuntungan setelah mencapai rekor tertinggi baru-baru ini. Sementara itu, tanda-tanda meredanya ketegangan geopolitik semakin mengurangi daya tarif logam mulia sebagai aset safe-haven.

Mengutip CNBC, Sabtu (17/1/2026), harga emas spot turun 0,2% menjadi USD 4.606,54 per ounce. Namun, logam mulia ini siap untuk menguat dalam dua minggu berturut-turut, sekitar 1,9% setelah mencapai puncak rekor USD 4.642,72 pada Rabu pekan ini.

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup merosot 0,6% ke posisi USD 4.595,40.

“Ini adalah penurunan umum di kompleks komoditas setelah berminggu-minggu mengalami kenaikan agresif, dengan beberapa aksi ambil untung. De-eskalasi ketegangan Timur Tengah juga telah menghilangkan sebagian premi geopolitik pada emas dan logam lainnya, terutama perak,” ujar Analis Marex, Edward Meir.

Ketegangan geopolitik tampaknya mereda seiring dengan meredanya protes di Iran. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengambil pendekatan menunggu dan melihat, dan Presiden Rusia Vladimir Putin bergerak untuk menengahi di Iran dan meredakan situasi.

Di bidang perdagangan, Amerika Serikat (AS) dan Taiwan mencapai kesepakatan pada Kamis pekan ini yang menurunkan tarif pada banyak ekspor semikonduktor Taiwan dan mengarahkan investasi baru ke teknologi AS dan berisiko membuat China marah.

 

Sentimen Harga Emas Lainnya

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Sementara itu, the Federal Reserve (the Fed) akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga paruh pertama 2026, dengan pemangkasan pertama sebesar 25 basis poin (bps) yang diprediksi pada Juni, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.

Emas sebagai aset aman cenderung berkinerja baik selama masa ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, serta ketika suku bunga rendah.

“Saya masih berpikir kita memiliki peluang untuk mencapai USD 5.000 suatu saat tahun ini, diselingi dengan koreksi besar di antaranya,” ujar Meir.

Harga perak spot turun 3,6% menjadi USD 89,00 per ons, meskipun menuju kenaikan mingguan lebih dari 12% setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa USD 93,57 pada sesi sebelumnya.

JPMorgan mengatakan dalam sebuah catatan pada Jumat kalau meningkatnya risiko dari pelonggaran pasokan di luar AS dan arus keluar ETF hingga permintaan industri yang lebih lemah dan pembatasan perdagangan China yang lebih ketat, membuat perak rentan terhadap koreksi tajam.

Harga platinum spot turun 3,8% menjadi USD 2.303,40 per ons dan menuju kenaikan mingguan, sementara paladium kehilangan 2,4% menjadi USD 1.831 per ons.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya