Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kabarnya 'mencoret' nama salah satu pelatih top dari daftar kandidat yang hendak dipekerjakan sebagai arsitek tetap di Old Trafford.
Sebagaimana diketahui, Setan Merah saat ini sedang dipimpin oleh Michael Carrick yang ditugaskan mengisi jabatan caretaker selepas pemecatan Ruben Amorim.
Advertisement
Carrick sebenarnya berharap bisa mendapatkan pekerjaan permanen di MU. Walau begitu, para petinggi klub Liga Inggris tetap menjajaki opsi alternatif elite lainnya.
Laporan sebelumnya mengungkap ada beberapa nama yang dilirik Manchester United sebagai calon pengganti tetap Amorim.
Oliver Glasner, Mauricio Pochettino, Thomas Tuchel, Andoni Iraola, Carlo Ancelotti hingga Luis Enrique merupakan sebagian dari deretan kandidat yang dikaitkan dengan Man Utd.
Luis Enrique Dikesampingkan Man Utd
Hanya saja, kabar terkini yang dilaporkan reporter talkSPORT Alex Crook via Utd Xclusive mengungkap nama terakhir, yakni Enrique, mulai dikesampingkan oleh Man Utd.
Padahal, pelatih berusia 55 tahun itu berpotensi jadi rekrutan fantastis buat Setan Merah. Enrique tercatat sukses memimpin PSG meraih quadruple bersejarah musim lalu.
Prestasi itu mencakup gelar juara Liga Champions, yang menandai kali pertama Les Parisiens mengangkat trofi Si Kuping Besar.
Alasan MU Kurang Tertarik pada Enrique
Bukan tanpa alasan Manchester United diklaim mengesampingkan nama Luis Enrique. Menurut Crook, rekam jejak pelatih Spanyol yang tidak punya pengalaman menangani tim di Inggris menjadi faktor merugikan baginya untuk dipertimbangkan sebagai calon arsitek baru MU.
"Luis Enrique terus disebut-sebut, tetapi (faktor) A: dia masih bekerja di PSG, dan B: dia belum terbukti kemampuannya di Premier League," ungkap Crook, sebagaimana dikutip dari TEAMtalk.
"Saya rasa pengalaman di Premier League (ada di posisi) cukup tinggi dalam daftar kriteria United ketika mencari calon pengganti," imbuh dia.
Penilaian Legenda MU
Sementara itu, legenda Manchester United Gary Neville baru-baru ini mengungkap tiga sampai empat kandidat yang menurutnya cocok melatih Setan Merah.
Mereka adalah Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti, Mauricio Pochettino, ditambah Eddie Howe. Tuchel dan Ancelotti disebut sebagai opsi favoritnya sebab mereka diyakini mampu mendatangkan pemain-pemain kelas atas.
"Tiga nama yang menonjol adalah Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti, dan Mauricio Pochettino. Mereka semua bisa tersedia setelah Piala Dunia. Eddie Howe–yang sudah memenangkan trofi, masuk empat besar, dan pernah melatih klub besar seperti Newcastle–jadi nama (kandidat) lainnya," ungkap Neville, dikutip dari TEAMtalk.