IHSG Cetak Rekor Baru di 9.028 pada Sesi Pertama Perdagangan Hari Ini 14 Januari 2026

Berikut kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi pertama, Rabu (14/1/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 14 Januari 2026, 13:22 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tembus rekor tertinggi dalam sesi perdagangan pada Rabu, (14/1/2026).(BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Rabu, (14/1/2026). IHSG hari ini melonjak di tengah seluruh sektor saham menghijau. Kenaikan IHSG menciptakan all time high (ATH) baru dalam sesi perdagangan atau intraday.

Mengutip data RTI, sesi pertama perdagangan Rabu pekan ini, IHSG ditutup melonjak 0,89% ke posisi 9.028,21. Indeks saham LQ45 melompat 0,58% ke posisi 883,96. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada sesi pertama perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 9.038,80 dan level terendah 8.979,60. Sebanyak 445 saham menguat sehingga mendorong kenaikan IHSG. 219 saham melemah dan 142 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.959.205 kali dengan volume perdagangan saham 39,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.858. Kapitalisasi pasar saham tercatat Rp 16.415 triliun.

Pada sesi pertama perdagangan, seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham infrastruktur naik 2,64%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer siklikal mendaki 2,37% dan sektor saham industri bertambah 2,08%.

Selain itu, sektor saham energi mendaki 1,61%, sektor saham basic menanjak 1,43%, sektor saham consumer nonsiklikal meroket 0,51%, sektor saham kesehatan melesat 0,61%, sektor saham keuangan mendaki 0,31%. Lalu sektor saham properti menguat 0,42%, sektor saham teknologi menanjak 1,07% dan sektor saham transportasi melejit 0,44%.

Harga saham AKRA naik 1,21% ke posisi Rp 1.255 per saham. Saham AKRA dibuka menguat lima poin ke posisi Rp 1.245 per saham. Harga saham AKRA berada di level tertinggi Rp 1.270 dan level terendah Rp 1.240 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.115 kali dengan volume perdagangan saham 161.981 saham. Nilai transaksi Rp 20,3 miliar.

Gerak Saham

Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham ASII merosot 2,05% ke posisi Rp 7.150 per saham. Harga saham ASII dibuka turun 100 poin ke posisi Rp 7.200 per saham. Saham ASII berada di level tertinggi Rp 7.225 dan level terendah Rp 7.075 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.092 kali dengan volume perdagangan saham 218.692 saham. Nilai transaksi Rp 157,1 miliar.

Harga saham INCO merosot 2,66% ke posisi Rp 6.400 per saham. Harga saham INCO dibuka melesat ke posisi Rp 6.750 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 6.575 per saham. Saham INCO berada di level tertinggi Rp 6.950 dan level terendah Rp 6.350 per saham. Total frekuensi perdagangan 17.830 kali dengan volume perdagangan saham 362.616 saham. Nilai transaksi Rp 241,7 miliar.

Harga saham BMRI ditutup menguat 0,21% ke posisi Rp 4.830 per saham. Harga saham BMRI dibuka bertambah 20 poin ke posisi Rp 4.840 per saham. Saham BMRI berada di level tertinggi Rp 4.850 dan level terendah Rp 4.770 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.717 kali dengan volume perdagangan 586.078 saham. Nilai transaksi Rp 281,7 miliar

Top Gainers-Losers

Melansir data RTI, pukul 09.38 WIB, IHSG bergerak di posisi 5.987 atau turun 522,92 poin (8,03 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.510. (BAY ISMOYO/AFP)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham AYLS melonjak 34,38%
  • Saham KOCI melonjak 30,30%
  • Saham INDS melonjak 25%
  • Saham SOTS melonjak 25%
  • Saham SOHO melonjak 24,90%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham WEHA merosot 13,14%
  • Saham ASPR merosot 10,22%
  • Saham PTDU merosot 9,88%
  • Saham SKBM merosot 9,56%
  • Saham NINE merosot 9,52%

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 1,9 triliun
  • Saham ANTM senilai Rp 886,3 miliar
  • Saham GOTO senilai Rp 874,2 miliar
  • Saham MBMA senilai Rp 755,6 miliar
  • Saham ARCI senilai Rp 661 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 144.007 kali
  • Saham MBMA tercatat 79.791 kali
  • Saham ARCI tercatat 60.431 kali
  • Saham GOTO tercatat 53.143 kali
  • Saham DEWA tercatat 51.711 kali

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya