Michael Carrick Dapat Target Sulit di Manchester United, Realistis Kah?

Manajemen Manchester United memberikan target yang cukup sulit digapai untuk Michael Carrick selaku pelatih interim mereka.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 14 Januari 2026, 12:43 WIB
Manchester United secara resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala tim utama hingga akhir musim 2025/2026.

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick mendapatkan tugas yang berat usai menerima pekerjaan sebagai manajer baru Manchester United. Pihak Setan Merah dikabarkan menargetkan sang pelatih bisa membawa tim mereka lolos ke Liga Champions di musim depan.

Seperti yang sudah diketahui, Carrick baru saja diresmikan sebagai manajer interim Manchester United. Ia dipercaya untuk menangani Setan Merah hingga akhir musim mendatang.

Carrick datang ke skuad Setan Merah yang lagi berada dalam kondisi yang kurang oke. Pasalnya mereka menelan sejumlah hasil yang mengecewakan belakangan ini, di mana terakhir kali mereka kalah dari Brighton di ajang FA Cup pada akhir pekan nanti.

The Independent melaporkan bahwa tugas Carrick di MU nanti tidak hanya sekedar membangkitkan performa Setan Merah. Namun ia juga diberi target yang spesifik yang harus dicapai di akhir musim nanti.

 


Target Lolos ke Liga Champions

Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Menurut laporan tersebut, Carrick mendapatkan tugas untuk membawa MU lolos ke zona Eropa di akhir musim nanti. Tepatnya ia diminta meloloskan Setan Merah ke Liga Champions Liga Champions.

Saat ini, Setan Merah berada di peringkat ketujuh klasemen Premier League dengan koleksi 32 poin. Tanpa kompetisi lain yang harus menjadi fokus, ekspektasi pun meningkat agar Carrick mampu membawa tim naik ke papan atas klasemen.

Dengan situasi tersebut, Carrick diberi target untuk finis di posisi empat besar. Sang pelatih interim juga diyakini percaya bahwa kualitas skuad yang dimilikinya cukup memadai untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan


Apakah Empat Besar Realistis untuk MU?

Michael Carrick merupakan mantan pemain sekaligus asisten Manajer di Mancherster United. Ia memulai kariernya setelah gantung sepatu pada 2018 silam. Kesuksesan Setan Merah menjadi runner up Liga Inggris dan Liga Europa merupakan salah satu jasanya. (Foto: AFP/Pool/Phil Noble)

Dengan jadwal menghadapi Manchester City dan Arsenal pada dua laga Premier League berikutnya, para pendukung United wajar jika merasa pesimistis. Dua kekalahan beruntun berpotensi membuat United tertinggal hingga sembilan poin dari Liverpool yang saat ini menempati posisi keempat.

Jika jarak tersebut tercipta setelah 23 pekan pertandingan, upaya untuk mengejarnya tentu akan menjadi tantangan besar.  Namun demikian, Carrick masih dapat mengambil sisi positif dari performa Liverpool yang belum sepenuhnya konsisten musim ini, setelah kehilangan poin dalam lima dari delapan laga terakhir mereka di Premier League.

Selain itu, minimnya jumlah pertandingan yang harus dijalani United bisa menjadi keuntungan tersendiri pada fase akhir musim. Kondisi ini berpotensi memberi mereka keunggulan fisik dan fokus, terutama jika Liverpool melaju jauh di ajang Piala FA dan Liga Champions.

Sumber: The Independent

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya