Liputan6.com, Jakarta - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional (FISIP Unas) menyelenggarakan seminar komunikasi bertajuk 'Communicate to Inspire: Menjadi Komunikator yang Efektif' pada Sabtu 10 Januari 2025.
Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia akademik maupun profesional.
Advertisement
Seminar ini menghadirkan Ketua Tim Kerja Publikasi Media Massa, Biro Humas dan Protokol Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Wury F.S sebagai pembicara utama.
"Kemampuan komunikasi kini menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang, melampaui sekadar kecerdasan akademik atau capaian IPK," ujar Wury dalam pemaparannya yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, banyak mahasiswa memiliki ide yang cemerlang, namun gagal tersampaikan karena kurangnya keberanian dan keterampilan dalam berkomunikasi.
Fenomena ini terlihat dari kebiasaan mahasiswa yang aktif di media sosial atau percakapan daring, tetapi cenderung pasif saat berada di forum resmi.
"Komunikasi efektif itu bukan soal pintar bicara, tapi tepat menyampaikan. Ide kamu layak didengar, jadi jangan tunggu sempurna untuk mulai berbicara," ucap Wury.
Ia menjelaskan, komunikator yang efektif adalah mereka yang mampu menyampaikan pesan secara jelas, tulus, dan relevan.
Selain itu, kata Wury, terdapat tiga pilar utama yang harus dimiliki, yaitu mindset untuk berani mencoba, pesan yang sederhana dan terstruktur (masalah–gagasan–solusi), serta delivery yang mencakup bahasa tubuh, intonasi dan kontak mata.
"Jangan tunggu sempurna untuk mulai berbicara. Suara kamu penting, dan ide kamu layak didengar. Jangan hanya menjadi pendengar saatnya menjadi komunikator yang menginspirasi," ucap dia.
Menambah Wawasan
Seminar ini juga menekankan, dunia kerja saat ini tidak hanya mencari tenaga teknis, tetapi juga individu yang mampu berkomunikasi, memimpin diskusi dan membangun kepercayaan dalam tim kerja.
Sementara itu, Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional Djudjur Luciana Radjagukguk menyampaikan, kegiatan ini memberikan nilai strategis bagi mahasiswa FISIP, khususnya mahasiswa ilmu komunikasi.
"Acara ini memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya komunikasi yang inspiratif dan efektif bagi mahasiswa yang akan terjun ke dunia kerja. Seminar ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis untuk menyampaikan pesan secara jelas, membangun kepercayaan, serta menginspirasi audiens," terang dia.
Djudjur berharap, seminar ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas komunikasi mahasiswa, baik dalam lingkungan akademik, profesional, maupun dalam percakapan sehari-hari.
"Melalui kegiatan ini, FISIP Universitas Nasional berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan soft skillsmahasiswa agar mampu menjadi komunikator yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga memberikan dampak dan inspirasi bagi lingkungannya," jelas Djudjur.