Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 4 Muridnya, Korban Sampai Trauma dan Alami Gangguan Psikologis

Seorang korban pencabulan guru ngaji di Sukabumi sampai trauma dan mengalami gangguan psikologis.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 13 Januari 2026, 20:38 WIB
Ilustrasi Pencabulan (Liputan6.com/Johan Fatzry)

Liputan6.com, Sukabumi - Aparat kepolisian mengamankan seorang guru ngaji berinisial MF (26) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah murid laki-laki dan perempuan di bawah umur.

​Aksi bejat tersebut terungkap setelah Pemerintah Desa Bangbayang menerima laporan dari warga pada Sabtu malam (10/1/2026). 

Pihak desa kemudian bergerak cepat berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengamankan pelaku dari kediamannya.

​Kepala Desa Bangbayang, Dadang Suryana, menyebutkan bahwa MF sempat dibawa ke Polsek Cicurug sebelum akhirnya dilimpahkan ke Polres Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

​“Informasi kami terima malam Minggu. Kami langsung bekerja sama dengan pihak kepolisian. Malam itu juga terduga pelaku dibawa ke Polsek, kemudian digiring ke Polres Sukabumi,” ungkap Dadang, Selasa (13/1/2026).

Ia mengatakan, ​berdasarkan data awal yang dihimpun, jumlah korban diduga mencapai empat orang. 

Mirisnya, tindakan asusila ini diperkirakan telah berlangsung selama satu tahun terakhir. Bahkan, salah satu korban dikabarkan mengalami trauma hingga gangguan psikologis.

​"Yang saya ketahui ada sekitar empat orang, tapi itu sifatnya baru sebatas informasi, bukan pengaduan (resmi) ke saya," tambah Dadang.

​Sehari-harinya, MF diketahui mengajar di sebuah gedung sekolah swasta yang digunakan secara bergantian untuk kegiatan SMP pada pagi hari dan Madrasah Diniyah pada siang hari.

​Kini, kasus tersebut sepenuhnya ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi. 

Kapolsek Cicurug, Kompol Aah Hermawan, membenarkan adanya pelimpahan perkara tersebut.

​“Benar, kasus tersebut ditangani oleh PPA Polres Sukabumi. Untuk informasi lebih lanjut bisa dikonfirmasi langsung ke PPA,” ujar Aah singkat.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya