Maaf Pramono Anung Usai Jatuhnya Penumpang Tunanetra Transjakarta: Tegur Direksi dan Manajemen

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf atas insiden jatuhnya penumpang tunanetra Transjakarta care ke selokan setelah tak menerima bantuan dari petugas.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 13 Januari 2026, 18:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Grand Indonesia. (Liputan6.com/Winda Nelfira).

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf atas insiden jatuhnya penumpang tunanetra Transjakarta care ke selokan setelah tak menerima bantuan dari petugas.

“Yang seperti ini tidak boleh terulang kembali. Saya akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan juga manajemen TransJakarta,” kata Pramono di kawasan Grand Indonesia, Selasa (13/1/2026).

Pramono menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah bagi disabilitas.

Menurutnya, aspek pelayanan terhadap kelompok rentan harus menjadi perhatian utama dalam layanan transportasi publik.

“Saya sudah berulang kali menyampaikan bahwa hal yang berkaitan dengan disabilitas, Jakarta harus lebih ramah,” ujarnya.

Pramono menilai insiden itu mencerminkan lemahnya penerapan standar pelayanan di lapangan. Oleh sebab itu, secara khusus dia menyampaikan permohonan maaf.

“Dan secara khusus untuk ini saya minta maaf,” kata dia.

Sebelumnya, ramai rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang wanita tunanetra dengan tongkat bantu jalan nampak kotor pakaiannya. Ia diduga terjatuh ke saluran air di sekitar kawasan Bulungan, Jaksel.

Peristiwa itu disebut terjadi karena penumpang yang bersangkutan tidak didampingi petugas Transjakarta care hingga ke titik aman. Petugas Transjakarta Care dinilai lalai terkait dengan keamanan penumpang disabilitas.

 

Viral di Media Sosial

 

Atas kejadian ini, pihak Transjakarta telah buka suara dan menyatakan sudah berkomunikasi dengan penumpang tersebut. Pihak Transjakarta menyampaikan, kejadian itu terjadi di dekat Halte Transjakarta CSW, Kebayoran Baru, Jaksel.

“Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan,” kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM dalam keterangannya, dikutip Selasa (13/1/2026).

 

Transjakarta Sudah Klarifikasi

Ia memastikan Transjakarta telah berkomunikasi langsung dengan pelanggan yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf serta memberikan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.

“Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan. Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap dia.

Sebagai informasi, Transjakarta Care merupakan layanan gratis yang disediakan khusus bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta, dengan tujuan memastikan akses transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya