Kolaborasi Relawan Alumni IPB University Sediakan Air Bersih di Sumbar

Para relawan alumni IPB University melakukan aksi kolaborasi bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) HA IPB Sumatera Barat untuk memenuhi sarana dan prasarana air.

oleh Nikmah Laily HawaDiterbitkan 14 Januari 2026, 17:00 WIB
mimpi melihat air jernih keluar dari pipa ©Ilustrasi dibuat Stable Diffusion

Liputan6.com, Jakarta - Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni (ARM HA) IPB University bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) HA IPB Sumatera Barat, melakukan kolaborasi untuk menuntaskan permasalahan air di daerah Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Pelambayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Mereka bekerja sama untuk menyediakan sarana dan prasarana air berupa pemasangan sambungan pipa HDPE atau high density polyethylene sepanjang 1 kilometer untuk 200 rumah.

Selain pipa, ARM HA IPB juga menyediakan tangki tandon air (toren) dengan kapasitas 3.300 liter. Sarana dan prasarana air bersih itu kini dapat dinikmati 200 keluarga dengan jumlah total sekitar 1.300 jiwa.

Sekretaris Jenderal ARM HA IPB Agus Rusli menjelaskan rincian pembangunan fasilitas air tersebut.

"Dengan rampungnya pemipaan air bersih sepanjang 1 kilometer ini, sebanyak 200 rumah, 1 unit puskesmas, 2 masjid, dan 5 surau kini dapat menikmati akses air bersih," ujar Agus, dilansir Liputan6.com dari laman resmi Institut Pertanian Bogor (IPB) University www.ipb.ac.id, Rabu (14/1/2026).

Ia didampingi anggota Dewan Pembina ARM HA IPB Ali Fatoni, secara simbolis menyerahkan langsung instalasi tersebut kepada Wali Nagari Salareh Aia Timur Ahmad Fauzi, didampingi Ketua DPD HA IPB Sumbar Yozarwardi Usama Putra.

Dengan adanya perbaikan jaringan pipa air ini dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air. 

Pasalnya, pasokan air dari Penyediaan Air Minuman Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dan selokan di depan rumah masing-masing warga sempat terputus pascabencana.

Agus berharap, sarana dan prasarana ini dapat dikelola dan dipelihara dengan baik oleh warga Salareh Aia Timur sehingga dapat dimanfaatkan seterusnya.

Penyediaan Pipa sebagai Tahap Lanjutan

Ilustrasi Pipa Saluran Air Credit: unsplash.com/Samuel

Pemipaan air ini merupakan pengerjaan tahap dua bagi ARM HA IPB dalam membantu warga korban bencana di Sumbar.

Sebelumnya, ARM HA IPB membantu penyelesaian instalasi pipa HDPE sepanjang 600 meter untuk warga di Nagari Salareh Aia yang bertetangga dengan Salareh Aia Timur. 

"Bantuan ini terlaksana atas dukungan penuh dari Unit Wakaf dan Dana Sosial (UWDS) IPB University dan berbagai mitra, salah satunya Baitulmal Muamalat (BMM)," ucap Agus.

Pemilihan pipa HDPE ini dinilai tepat karena memiliki ketahanan yang tinggi terhadap tekanan air dan pergeseran tanah, sehingga cocok digunakan di wilayah rawan bencana.

Pemasangan juga dilakukan dengan pertimbangan kontur wilayah yang tepat agar distribusi air dapat berjalan optimal hingga ke rumah warga.

"Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan pendanaan, tenaga teknis, hingga partisipasi aktif masyarakat juga berhasil mendorong kesuksesan agenda tersebut," terang Agus.

Menurutnya, pendekatan gotong royong tidak hanya mempercepat pengerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas yang telah dibangun.

Tersedianya Bantuan bagi Korban Bencana

Bantuan kemanusiaan dan membangun fasilitas umum untuk menunjang pemulihan korban bencana banjir di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). (Ist)

Program relawan alumni IPB University ini memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan warga terdampak bencana.

Salah seorang penyintas Rika, yang kediamannya hanyut terbawa banjir dan kini tinggal di tenda pengungsian, mengaku tersedianya sambungan dan kran air di depan area pengungsian sangat membantu para penyintas.

Rika mengungkapkan, ia kini dapat lebih mudah dalam mengakses air untuk mandi, mencuci, dan keperluan lainnya. 

"Kini anak saya bisa mandi dan sudah bersemangat ingin bersekolah kembali," ucap Rika.

Sementara itu, Ketua DPD HA IPB Sumbar Yozarwardi juga turut menyampaikan apresiasi atas respons cepat ARM HA dan para alumni IPB lewat tindakan nyata. 

"Terima kasih kepada Kelompok Pengelola Sarana Penyedia Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS), Brimob, dan masyarakat pemanfaat yang telah gotong royong memasang toren dan pipa HDPE," ungkap Yozarwardi.

Akses air bersih ini dinilai mampu meningkatkan kualitas kesehatan para penyintas, khususnya bagi anak-anak dan lansia yang rentan terkena penyakit.

Infografis Duka Bencana Beruntun di Sumut. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya