Liputan6.com, Jakarta - Salah satu pemegang saham dan pengendali PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) yakni JTrust Co Ltd melepas saham BCIC pada Jumat, 9 Januari 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis Senin, (12/1/2026), Bank JTrust Indonesia melepas 878.377.481 saham BCIC dengan harga penjualan Rp 310 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi penjualan saham pada 9 Januari 2026 mencapai Rp 272,29 miliar.
Advertisement
"Tujuan transaksi, peneriman investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Setelah transaksi penjualan saham BCIC itu, JTrust Co Ltd mengenggam 67,38% saham atau setara 12.203.135.210 saham. Sebelumnya, JTrust Co Ltd memiliki 72,23% saham BCIC atau setara 13.081.512.691.
Pada penutupan perdagangan saham, Senin, (12/1/2026), harga saham BCIC menguat 19,35% ke posisi Rp 222 per saham. Harga saham BCIC dibuka naik ke posisi Rp 208 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 186 per saham. Saham BCIC berada di level tertinggi Rp 242 dan level terendah Rp 189 per saham. Total frekuensi perdaganagn 6.128 kali dengan volume perdagangan saham 587.844 saham. Nilai transaksi Rp 13 miliar.
Kenaikan harga saham BCIC terjadi di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah. IHSG turun 0,58% ke posisi 8.884,72. Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.000,96 dan level terendah 8.715,41. Sebanyak 435 saham melemah sehingga bebani IHSG. 279 saham menguat dan 97 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 5.072.603 kali dengan volume perdagangan saham 74,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 40,1 triliun.
Sektor Saham
Mayoritas sektor saham melemah. Sektor saham infrastruktur melemah 2,37%, dan catat koreksi terbesar. Sementara itu, sektor saham teknologi turun 1,68%, sektor saham energi terpangkas 1,39%, dan sektor saham keuangan terperosok 1,04%.
Lalu sektor saham consumer nonsiklikal merosot 0,58%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,35%. Di sisi lain, sektor saham industri dan consumer siklikal masing-masing naik 2,22%. Sektor saham basic bertambah 0,74%, sektor saham properti melesat 0,49% dan sektor saham transportasi melejit 0,75%.
Pada awal pekan ini, harga saham BBRI ditutup naik 0,54% ke posisi Rp 3.700 per saham. Harga saham BBRI dibuka stagnan di posisi Rp 3.680 per saham. Saham BBRI berada di level tertinggi 3.740 dan level terendah 3.660 per saham. Total frekuensi perdagangan 37.443 kali dengan volume perdagangan 2.697.639 saham. Nilai transaksi Rp 998,9 miliar.
Harga saham WIIM melemah 7,78% ke posisi Rp 1.660 per saham. Harga saham WIIM dibuka stagnan di posisi Rp 1.800 per saham. Saham WIIM berada di level tertinggi Rp 1.800 dan level terendah Rp 1.600 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.892 kali dengan volume perdagangan 96.725 saham. Nilai transaksi harian Rp 16,4 miliar.
Harga saham ARCI ditutup menguat 5,6% ke posisi Rp 1.790 per saham. Harga saham ARCI dibuka naik ke posisi Rp 1.800 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.695 per saham. Saham ARCI berada di level tertinggi Rp 1.865 dan level terendah Rp 1.690 per saham. Total frekuensi perdagangan 87.577 kali dengan volume perdagangan 4.098.856 saham. Nilai transaksi Rp 732 miliar.
Bursa Saham Asia Pasifik
Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Senin, 12 Januari 2025. Indeks Kospi di Korea Selatan ditutup ke level tertinggi sepanjang masa dengan kenaikan bursa saham Asia Pasifik.
Selain itu, investor juga mempertimbangkan kemungkinan intervensi Amerika Serikat di Iran.
Indeks Kospi menguat 0,84% ke posisi 4.624,79. Indeks Kosdaq bertambah 0,2% menjadi 949,81. Saham Hyundai Glovis melonjak hingga 7% setelah analis menaikkan target harga saham untuk perusahaan logistik Korea Selatan.
Produsen robot Boston Dynamics, di mana Hyundai Glovis memiliki 80% saham, mengumumkan kemitraan dengan Google DeepMind pada Senin lalu untuk mengintegrasikan AI ke dalam robot humanoid.
Harga minyak menjadi fokus perhatian karena Iran memasuki minggu ketiga protes, yang telah menyebabkan lebih dari 500 orang tewas, menurut sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS. Presiden Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan opsi intervensi di Iran, menurut beberapa laporan pada hari Minggu.
Harga minyak mentah Brent berjangka berbalik arah dan turun menjadi USD 63,05 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 0,49% menjadi USD 58,83 per barel, pada pukul 10 pagi waktu Singapura.
Harga emas spot naik lebih dari 1,6% mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar USD 4.581,29 per ons.
Indeks ASX 200 di Australia menguat 0,48% menjadi 8.759,4. Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,44% ke posisi 26.608,48. Indeks saham di China daratan yakni indeks CSI 300 menguat 0,65% ke posisi 4.789,92.
Indeks Nifty 50 menguat 0,25% dan indeks BSE Sensez mendatar. Sementara itu, bursa saham Jepang libur.