Barcelona vs Real Madrid: Los Blancos Lakukan Kesalahan Besar pada Vinicius Junior

Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, memasuki pertandingan setelah beberapa penampilan yang kurang konsisten, bahkan jadi bahan cemoohan

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 12 Januari 2026, 18:00 WIB
Raphinha juga menjadi pencetak gol penentu kemenangan untuk Barcelona atas Real Madrid pada menit ke-73. (AP Photo/Altaf Qadri)

Liputan6.com, Jakarta - Vinicius Junior mulai menunjukkan performa terbaik meski timnya Real Madrid kalah 2-3 melawan Barcelona di final Supercopa de Espana, Senin dini hari WIB (12/1/2026) di King Abdullah Sports City Stadium.

Sebelumnya, penyerang asal Brasil ini tampil kurang maksimal musim ini dan mengalami paceklik gol selama 18 pertandingan hingga malam tadi. Namun, pada laga itu, ia mencetak gol lewat aksi solo yang luar biasa untuk menyamakan kedudukan setelah gol pembuka Raphinha.

Babak pertama berakhir dengan penuh gejolak, di mana Robert Lewandowski kemudian membuat skor menjadi 2-1 pada menit ke-45+4 sebelum Gonzalo Garcia mencetak gol pada menit ke-45+7.

Tapi, Madrid kalah karena gol kedua Raphinha pada menit ke-73 setelah tendangannya membentur Raul Asencio. Itu adalah cara yang kejam untuk kalah, tetapi Los Blancos terkadang menjadi musuh terburuk bagi diri mereka sendiri.

Vinicius tampil sensasional setiap kali ia maju di sayap kiri dan memberikan berbagai masalah kepada Jules Kounde. Ia bertahan hingga menit ke-82 sebelum digantikan oleh Franco Mastantuono.


Tidak Dimanfaatkan Secara Maksimal

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, kecewa setelah dijatuhkan oleh pemain Alaves di kotak penalti namun tidak berbuah pelanggaran. (AP Photo/Miguel Oses)

Thibaut Courtois memberikan pendapatnya tentang kekalahan El Clasico dan menyatakan bahwa rekan-rekan setimnya tidak memanfaatkan Vinicius dengan maksimal. "Kami tidak memanfaatkan versi Vinicius hari ini, ia menjadi mimpi buruk bagi mereka dan kami tidak memanfaatkannya," kata kiper asal Belgia itu pada Madrid Xtra.

Vinicius memasuki pertandingan setelah beberapa penampilan yang kurang konsisten dan bahkan dicemooh oleh beberapa penggemar dalam kemenangan atas Sevilla dan Real Betis. Namun, ia menampilkan performa yang telah kita lihat di tahun-tahun sebelumnya, mempermainkan pertahanan Barca dan mencetak gol yang luar biasa.


Vinicius Berhasil Mencetak Sejarah

Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-45+2 lewat aksi Vinicius Junior. Tampak dalam foto, penyerang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior menyundul bola saat pertandingan final Piala Super Spanyol melawan Real Madrid di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah pada Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat atau Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB. (Fadel SENNA/AFP)

Kekalahan dari Barcelona merupakan pil pahit bagi Vinicius, terutama karena ia menampilkan performa terbaiknya musim ini. Namun, ia juga mencapai tonggak sejarah dengan golnya, menyamai rekor pencetak gol dan assist terbanyak dari pemain Madrid di final.

Vinicius kini telah mencetak 16 gol dalam 15 final, setara dengan Cristiano Ronaldo (18 final), Karim Benzema (29 final), dan Ferenc Puskas (8 final). Ini adalah prestasi lain bagi pemain internasional Brasil ini yang mungkin telah berbalik arah setelah malam ini.

Setelah pemain berusia 25 tahun itu keluar lapangan, Madrid kehilangan energi dan ancamannya di sisi kiri, yang merupakan sumber utama serangan tim asuhan Alonso. Namun, di sisi positifnya, ia mungkin telah kembali ke performa terbaiknya setelah periode yang mengecewakan.


Digoda Klub di Luar Spanyol

Vinicius Junior ditarik keluar Xabi Alonso di laga Real Madrid vs Real Betis di pekan ke-18 Liga Spanyol 2025/2026 di Santiago Bernabeu, Minggu (04/01/2026). (AP Photo/Pablo Garcia)

Masa depan Vinicius di Real Madrid memang belum pasti sejak ia menjelma menjadi bintang utama. Masalah kontrak dan performa di lapangan membuat posisinya di Santiago Bernabeu kian abu-abu dan hal ini dipantau Chelsea.

Situasi tersebut datang di momen krusial menjelang musim panas yang diprediksi akan menentukan arah karier sang winger Brasil. Di tengah ketidakjelasan itu, godaan besar dari luar Spanyol mulai muncul.

Vinicius masih terikat kontrak hingga musim depan, namun negosiasi perpanjangan tak kunjung menemui titik temu. Kondisi ini membuka ruang spekulasi yang semakin liar di bursa transfer Eropa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya