Rekomendasi Saham Hari Ini 12 Januari 2026: ARCI, BBRI, BUMI, KRAS, hingga ADRO

Berikut strategi rekomendasi saham pada perdagangan saham, Senin, (12/1/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 12 Januari 2026, 06:30 WIB
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Senin, (12/1/2026). IHSG hari ini berpotensi naik ke posisi 9.030-9.077. Lalu bagaimana dengan strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 0,13% ke posisi 8.936 dan didominasi tekanan jual yang relatif mengecil pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, saat ini IHSG diperkirakan berada pada bagian dari wave )v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030-9.077.

“Waspadai akan adanya koreksi yang diperkirakan menguji 8.843-8.904,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.867,8.806 dan level resistance 8.996,9.030.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 8.760,9.000.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Alamtri Resources International Tbk (ADRO).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Buy on Weakness

Saham ARCI menguat 4,31% ke 1.695 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun masih bertahan di atas moving average (MA)20 harian.

“Kami memperkirakan, posisi ARCI saat ini berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C),” kata Herditya.

Buy on Weakness: 1.575-1.610

Target Price: 1.750, 1.950

Stoploss: below 1.525

 

2.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Spec Buy

Saham BBRI terkoreksi 0,81% ke 3.680 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi BBRI sedang berada pada bagian dari awal wave (iii) dari wave [c],” kata dia.

Spec Buy: 3.630-3.650

Target Price: 3.780, 3.830

Stoploss: below 3.590

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Buy on Weakness

Saham BUMI menguat 0,43% ke 462 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 442 sebagai stoplossnya, posisi BUMI diperkirakan sedang berada bagian dari wave v dari wave (v) dari wave [iii].

Buy on Weakness: 450-456

Target Price: 486, 510

Stoploss: below 442

 

4.PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Buy on Weakness

Saham BUVA menguat 15,44% ke 1.720 dan disertai dengan tingginya volume beli, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. “Kami perkirakan, posisi BUVA saat ini berada pada bagian dari awal wave [iii] dari wave 5,” ujar dia.

Buy on Weakness: 1.580-1.645

Target Price: 1.760, 1.900

Stoploss: below 1.500

 

 

Penutupan IHSG pada 9 Januari 2026

Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Jumat, (9/1/2026). IHSG hari ini menguat terbatas di tengah kenaikan sektor saham siklikal dan transaksi harian saham sentuh Rp 27,5 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,13% ke posisi 8.936,75. Indeks saham LQ45 menguat 0,05% ke posisi 868,02. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.981,02 dan level terendah 8.908,17. Sebanyak 359 saham menguat sehingga angkat IHSG. 318 saham melemah dan 137 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.468.511 kali dengan volume perdagangan 57 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 27,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.816.

Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham melemah. Sektor saham infrastruktur merosot 1,08%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham keuangan turun 1,07%, dan sektor saham teknologi merosot 0,43%.

Sektor saham consumer siklikal melambung 3,3%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham properti menguat 2,39% dan sektor saham basic naik 2,38%. Lalu sektor saham energi mendaki 0,99%, sektor saham industri menanjak 0,12%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,29%. Lalu sektor kesehatan menanjak 1,31% dan sektor saham transportasi bertambah 0,67%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya