Dua Tiang Listrik Roboh, Jalur Selatan Cianjur Lumpuh

Akses jalur selatan Cianjur di Kecamatan Cibinong–Sindangbarang terputus sementara akibat dua tiang listrik roboh karena pergeseran tanah yang dipicu hujan deras dan angin kencang.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 11 Januari 2026, 18:20 WIB
Tiang listrik ambruk menyebabkan akses jalan di Kecamatan Cibinong-Sindangbarang terputus. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Cianjur Kepolisian Resor Cianjur bersama petugas gabungan berupaya membuka kembali akses jalan di jalur selatan, tepatnya di Kecamatan Cibinong-Sindangbarang, Minggu (11/1/2025).

Jalur tersebut sempat terputus total akibat dua tiang listrik yang ambruk dipicu pergeseran tanah.

Kapolsek Cibinong, AKP Roni Romdon, menyampaikan, robohnya tiang listrik tersebut mengakibatkan arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh. 

Selain menghambat mobilitas, insiden ini juga menyebabkan aliran listrik di wilayah sekitar padam.

"Tiang listrik yang ambruk berada di Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong, sehingga arus lalu lintas terputus sementara, dimana saat ini sedang dilakukan penanganan cepat bersama petugas gabungan termasuk dari PLN," ujar Roni.

Berdasarkan keterangan di lapangan, insiden bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah selatan Cianjur sejak pagi hari. 

Kondisi cuaca tersebut memicu pergeseran tanah yang membuat dua tiang PLN di lokasi roboh menutupi badan jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena arus lalu lintas sedang sepi saat peristiwa terjadi.

"Petugas gabungan masih melakukan upaya penanganan cepat agar arus lalu lintas kembali normal dari kedua arah, hingga Minggu siang penanganan masih berjalan dan tidak ada pengendara yang diizinkan melintas guna antisipasi hal tidak diinginkan," tambahnya.

Himbauan ke Pengendara

Pihak kepolisian menghimbau para pengendara untuk tidak melintas hingga proses evakuasi benar-benar tuntas. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya aliran listrik sisa yang dapat membahayakan keselamatan. 

Selain itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan karena sepanjang jalur utama selatan Cianjur dikenal rawan longsor dan pohon tumbang saat cuaca ekstrem.

"Pengendara diminta tetap waspada saat melintasi jalur selatan karena hujan deras disertai angin kencang masih terjadi sepanjang hari sehingga dapat memicu terjadinya bencana alam," tegas Roni.

Petugas menargetkan proses pembersihan jalan selesai menjelang malam hari. Penanganan cepat menjadi prioritas mengingat volume kendaraan menuju arah Cianjur diprediksi meningkat seiring dengan berakhirnya masa libur panjang sekolah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya