Liputan6.com, Jakarta - Tayangan Culinary Class Wars Season 2 kini tengah digandrungi publik, terutama negara asal tayangan Netflix ini, di Korea Selatan. Acara ini merupakan kompetisi yang mempertemukan juru masak yang masih meniti karier (black spoon), dengan chef yang telah mendapat pengakuan, bahkan menerima Michelin Star (white spoon).
Popularitas Culinay Class Wars tak hanya terlihat dari posisinya di platform Netflix, tapi juga berimbas ke dunia nyata. Restoran yang dimiliki, atau yang mempekerjakan para peserta acara ini langsung kebanjiran pelanggan. Tentu saja banyak yang penasaran dan ingin mencicipi langsung menu yang disusun para chef jempolan ini.
Advertisement
Dilansir dari The Korea Herald pada Minggu, 11 Januari 2026, salah satu contohnya adalah Okdongsik, sebuah restoran di Seoul yang terkenal dengan sup tulang babi berkuah bening dari chef Ok Dong Sik. Pelanggan yang ingin mencicipi hidangan ini mesti antri dari pagi, dan baru bisa makan saat sudah siang.
"Saya menunggu di lokasi restoran pada pukul 9:30 pagi dan tetap saja dapat urutan ke-34 dalam daftar tunggu," kata Choi Hye Rim, seorang mahasiswa 21 tahun kepada The Korea Herald. "Kami baru mendapatkan tempat duduk hampir tengah hari. Cabang Seoul tidak sepopuler ini sebelum acaranya tayang."
Selain di negaranya, restoran ini juga membuka cabang di New York, Tokyo, Hawaii, dan Paris. Cabang yang berada di Manhattan, New York City, bahkan dinobatkan sebagai salah satu dari "8 Hidangan Terbaik Kota New York Tahun 2023" versi The New York Times.
Dijual: Nomor Antrian Makan
Saking populernya tempat makan dari para kontestan acara ini, para calon pembeli mesti berebutan tempat duduk. Bahkan dalam sejumlah unggahan di media sosial Kore, disebutkan bahwa slot reservasi untuk restoran para chef Culinary Class Wars dijual kembali secara online.
Harganya nomor antrian ini cukup fantastis, bahkan bisa mencapai 400 ribu won atau lebih dari Rp4 juta. Selain Okdongsik, di mana saja Anda bisa mencicipi sajian dari para kontestan Culinary Class Wars Season 2? Simak daftarnya berikut ini:
1. Haobin
Restoran ini dipimpin oleh maestro kuliner Tiongkok dengan nama besar, Hu Deok Juk. Lokasonya ada di Ambassador Seoul, The Pullman Hotel, Distrik Jung, Seoul.
Diwartakan The Korea Times, salah satu hidangan jagoannya adalah, sup yang dibuat dengan merebus bahan-bahan mewah seperti abalone dan teripang selama berjam-jam.
2. Yunjudang
Restoran yang terletak di area Haebangchon, Distrik Yongsan, Seoul ini dikelola oleh Yun Na Ra yang memakai julukan Brewmaster Yun di acara Culinary Class Wars Season 2. Yunjudang terkenal dengan pilihan minuman keras tradisional yang dipadukan dengan hidangan Korea kontemporer.
3. Udon Caden
Sudah kelihatan dari namanya, restoran ini menyajikan mi udon otentik dari Jepang yang merupakan buatan tangan. Menu yang disusun oleh Chef Jung Ho Young ini ramai dibahas para blogger dan vlogger. Lokasinya ada di Yeonhui-ro, Seodaemun-gu, Seoul.
4. Makanan Kuil Biksu Seonjae
Berbeda dari yang lain, Biksu Seonjae tidak menjalankan restoran secara komersial. Master kuliner kuil pertama di Korea ini berbagi ilmunya melalui program pendidikan di berbagai tempat seperti Pusat Kuliner Kuil Korea.
Ada yang Tengah Bersiap Buka Bisnis Kuliner
Sementara itu sejumlah kontestan lain juga tengah bersiap untuk membuka proyek kuliner baru mereka. Lim Seong Geun, pakar masakan tradisional Korea, bersiap membuka restoran untuk kuliner jenis ini di Paju, Provinsi Gyeonggi.
Sementara Lee Ha Sung, chef sendok hitam yang dengan julukan Cooking Monster saat ini sedang dalam proses membuka restorannya sendiri, Oyatte, di New York. Kepada The Korea Times, ia mengaku bergabung dengan Culinary Class Wars untuk menguji dirinya sendiri sambil mempersiapkan bisnis barunya. "Aku merasa tengah masuk pada bab baru," kata dia.