Liputan6.com, Jakarta - Bank Artha Graha Internasional bersama Electronic City dan Grooceries City resmi hadir di Ibu Kota Nusantara (IKN), untuk memberikan pelayanan di sektor perbankan dan retail.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, memberikan apresiasi atas realisasi investasi yang dilakukan oleh grup usaha milik Artha Graha.
Advertisement
"Kami sangat mengapresiasi komitmen Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City yang telah merealisasikan investasinya di IKN. Kehadiran sektor perbankan dan ritel ini sangat krusial dalam membangun ekosistem kota yang hidup. Ini adalah bukti kepercayaan investor terhadap prospek IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia," ujarnya, Minggu (11/1/2026).
Bank Artha Graha Internasional hadir di IKN menyediakan berbagai layanan utama perbankan. Antara lain pembukaan rekening, transaksi keuangan, serta digital banking.
"Kehadiran kantor ini juga menjadi bagian dari komitmen Bank Artha Graha Internasional untuk mendukung inklusi keuangan nasional, sekaligus memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah baru," ungkap Sudiro.
Di sisi lain, Electronic City turut hadir menyediakan produk elektronik rumah tangga dan gawai bagi para penduduk di sekitar IKN. Sementara Grooceries City hadir mengusung konsep belanja hemat untuk masyarakat dan pekerja di IKN.
Bandara IKN Siap Buka Penerbangan Komersial
Bandara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini tengah memproses perubahan status dari Bandar Udara Khusus menjadi Bandar Udara Umum yang bisa memfasilitasi penerbangan komersial.
Plt Kepala Bandar Udara Internasional Nusantara Imam Alwan mengatakan, proses perubahan status tersebut dilakukan setelah bandara resmi beroperasi sebagai Bandar Udara Khusus. Sejak diterbitkannya Sertifikat Bandar Udara (SBU) oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan pada 12 Juni 2025.
"Perubahan status ini sangat penting agar bandara dapat melayani penerbangan komersial. Saat ini kami masih menjalankan fungsi sebagai Bandar Udara Khusus," ujar Imam pada Desember 2025 lalu.
Fasilitas Bandara Internasional Nusantara
Fasilitas sisi udara yang mencakup runway, taxiway, apron, dan helipad telah tuntas seluruhnya. Pada sisi darat, tahap pertama telah selesai dan sudah dilengkapi dengan Terminal VVIP dan VIP, menara pengatur lalu lintas udara, fasilitas penanggulangan keadaan darurat, gedung perkantoran, rumah ibadah, serta infrastruktur pendukung lainnya.
Saat ini sedang berlangsung pekerjaan lanjutan berupa penataan lanskap dan pembangunan jalan perimeter, yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025. Pada tahap berikutnya akan dibangun fasilitas imigrasi, karantina, dan bea cukai untuk mendukung aktivitas penerbangan internasional.
Secara internasional, Bandar Udara Nusantara telah terdaftar pada International Civil Aviation Organisation dengan kode WALK. Dalam statusnya sebagai Bandar Udara Khusus, bandara ini diperbolehkan melayani pesawat kenegaraan, pesawat instansi pemerintah, serta penerbangan charter dan private flight.
Pelayanan pesawat komersial belum bisa diberikan lantaran penggunaannya masih mengacu pada ketentuan yang berlaku bagi bandara khusus.