AC Milan Terpeleset Lagi di San Siro: Penyesalan dan Tanggung Jawab Matteo Gabbia

AC Milan ditahan imbang Genoa 1-1 di San Siro. Matteo Gabbia buka suara dan mengaku bertanggung jawab atas kesalahannya yang berujung gol lawan. Simak di sini.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 10 Januari 2026, 05:17 WIB
Hasil ini membuat Milan kini mengemas 71 poin dari 35 laga dan mereka tetap bertahan di posisi kedua klasemen sementara Liga Italia 2023/2024. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan kembali gagal meraih poin maksimal saat menghadapi Genoa dalam pekan ke-19 Liga Italia musim 2025/2026. Pertandingan yang dihelat di Stadion San Siro pada Jumat (09/01/2026) dini hari WIB ini berakhir dengan skor seri 1-1.

Skuad Rossoneri sebenarnya menguasai jalannya laga sejak awal dan berhasil menciptakan beberapa peluang emas. Namun, sebuah momen fatal di babak pertama membuat mereka harus tertinggal lebih dulu dari tim tamu.

Genoa sukses mencuri angka melalui gol Lorenzo Colombo yang memanfaatkan umpan silang akurat dari sektor sayap. Gol tersebut tercipta karena reaksi Colombo yang lebih sigap daripada antisipasi Matteo Gabbia di area terlarang.

Beruntung, Milan mampu mengamankan satu poin pada masa tambahan waktu melalui gol sundulan yang dicetak Rafael Leao. Meskipun selamat dari kekalahan, hasil ini membuat selisih poin mereka dengan Inter di puncak klasemen semakin menjauh.


Rasa Pahit yang Dibawa Pulang Gabbia

Pemain Genoa, Lorenzo Colombo, merayakan gol pembuka bersama rekan setimnya pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Genoa di Milan, Italia, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Matteo Gabbia mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah peluit panjang dibunyikan oleh wasit. Bek tengah AC Milan tersebut merasa hasil imbang ini tak ubahnya seperti sebuah kekalahan bagi timnya.

Gabbia menilai timnya sudah memulai pertandingan dengan intensitas tinggi dan agresivitas yang tepat. Ia bahkan sempat hampir mencatatkan namanya di papan skor jika sundulannya tidak membentur tiang gawang.

Sayangnya, ketidakwaspadaan kecil di lini pertahanan justru membuahkan dampak besar bagi keseluruhan hasil pertandingan. Gol pembuka dari Genoa menjadi titik balik yang memaksa para pemain Milan harus berjuang keras hingga detik terakhir.

"Kami meninggalkan lapangan dengan rasa pahit karena kami sangat ingin meraih kemenangan," ujar Gabbia kepada DAZN, seperti dilaporkan SempreMilan.

Ia menyayangkan kesalahan individu yang ia lakukan sehingga menyebabkan gawang timnya kebobolan oleh serangan lawan. Hal ini menjadi catatan serius bagi performa lini belakang Rossoneri dalam laga tersebut.


Gabbia Siap Bertanggung Jawab

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberi instruksi kepada para pemainnya pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Genoa di Milan, Italia, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Gabbia secara ksatria menyatakan bahwa dirinya memikul tanggung jawab penuh atas gol yang dicetak oleh Lorenzo Colombo. Ia mengakui adanya keterlambatan reaksi saat mencoba memutus alur serangan lawan tersebut.

Hal ini terasa semakin mengecewakan karena situasi pertahanan seperti itu sudah sering dipraktikkan saat sesi latihan. Kehilangan dua poin krusial di depan pendukung sendiri tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka di liga.

Kendati demikian, Gabbia menegaskan bahwa seluruh anggota tim akan segera bangkit dan tidak ingin terus terpuruk dalam penyesalan. Mereka kini langsung mengalihkan fokus untuk memperbaiki segala kekurangan demi menghadapi pertandingan selanjutnya.

"Saya seharusnya bisa memenangi duel bola dengan Colombo, tetapi saya terlalu fokus pada lawan sehingga ia mendahului saya," jelas Gabbia.

Ia menyadari bahwa kesalahan seperti itu terkadang terjadi dalam sepak bola profesional. Meski begitu, ia tetap berkomitmen untuk terus berbenah demi menjaga stabilitas pertahanan Milan ke depannya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya