BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 Literasi Keuangan demi Masa Depan Finansial

Program ini ditujukan bagi para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di SEA Games 2025, sekaligus menjadi upaya membangun fondasi stabilitas finansial jangka panjang setelah masa kompetisi.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 09 Januari 2026, 10:07 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengambil peran aktif literasi keuangan untuk para atlet. Foto: BRI

Liputan6.com, Jakarta - Prestasi gemilang kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand bukan hanya mencatatkan sejarah olahraga nasional, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempersiapkan masa depan para atlet. Menyadari hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengambil langkah strategis dengan membekali atlet berprestasi melalui program literasi dan edukasi pengelolaan keuangan.

Program ini ditujukan bagi para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di SEA Games 2025, sekaligus menjadi upaya membangun fondasi stabilitas finansial jangka panjang setelah masa kompetisi.

Seperti diketahui, Indonesia kembali mencetak sejarah sebagai runner-up SEA Games untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir tanpa berstatus sebagai tuan rumah, menyamai pencapaian pada SEA Games 1995 Chiang Mai, Thailand. Pada SEA Games 2025 Thailand, kontingen Indonesia berhasil meraih total 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu, yang mengantarkan Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir.

Atas pencapaian tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025 Thailand. Penghargaan tersebut disalurkan dalam bentuk bonus yang diberikan pada Kamis (8/1/2026).

Edukasi Keuangan untuk Atlet Berprestasi

Direktur Utama BRI Hery Gunardi

Sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan, BRI yang berperan sebagai bank penyalur bonus atlet SEA Games bersama Kemenpora RI menggelar kegiatan literasi dan edukasi keuangan bertajuk “Champions Beyond the Arena: Smart Finance for Champion Athletes”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (7/1/2026) di Menara BRILiaN, Jakarta.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir serta Direktur Utama BRI Hery Gunardi. Dalam sesi edukatif ini, para atlet mendapatkan pembekalan terkait tantangan pengelolaan keuangan pasca menerima bonus dan penghargaan, bersama perencana keuangan independen dan praktisi literasi finansial ternama, Prita Ghozie.

BRI Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan Atlet

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengambil peran aktif literasi keuangan untuk para atlet. Foto: BRI

Terkait kegiatan tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa edukasi literasi keuangan menjadi penting bagi para atlet, terlebih seiring peran BRI dalam menyalurkan bonus prestasi kepada atlet dan pelatih. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan akan membantu atlet mengelola penghasilan yang diterima secara lebih bijak.

“Prestasi di arena olahraga merupakan puncak dedikasi dan disiplin, namun tantangan sesungguhnya sering kali muncul di luar arena, terutama dalam mengelola pendapatan, merencanakan masa depan, serta menjaga stabilitas finansial jangka panjang,” ujar Hery Gunardi.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengambil peran aktif literasi keuangan untuk para atlet. Foto: BRI

Senada, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir pun menyampaikan bahwa melalui kolaborasi strategis antara Kemenpora, BRI, dan pemangku kepentingan terkait, inisiatif ini hadir untuk mendorong atlet menjadi juara tidak hanya dalam kompetisi, tetapi juga dalam pengambilan keputusan finansial yang bijak dan berkelanjutan.

“Kami memandang penting untuk menggandeng BRI bersama para pakar finansial guna memberikan edukasi dan literasi keuangan. Harapannya, para atlet dan pelatih dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengelola penghasilan dan berinvestasi secara tepat,” ujar Erick Thohir.

Melalui program literasi edukasi ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, perencanaan masa depan finansial, serta pembentukan kebiasaan finansial yang sehat. BRI pun mendatangkan langsung perencana keuangan independen dan praktisi literasi finansial ternama di Indonesia yakni Prita Ghozie. Dalam sesi tersebut, Prita membagikan wawasan praktis dan relevan bagi para atlet berprestasi agar mampu mengelola penghasilan, merencanakan masa depan, dan membangun ketahanan finansial sebagai juara, tidak hanya di arena, tetapi juga dalam kehidupan jangka panjang.

Seperti diketahui, berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Olahraga Berprestasi pada Penyelenggaraan South East Asian (SEA) Games Ke-33 Thailand Tahun 2025, para atlet peraih medali mendapatkan penghargaan dari Pemerintah. Untuk atlet perorangan, bonus diberikan sebesar Rp1 miliar bagi peraih medali emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta bagi peraih perunggu. Sementara itu, atlet ganda menerima bonus Rp800 juta untuk emas, Rp252 juta untuk perak, dan Rp126 juta untuk perunggu. Pada kategori atlet beregu, bonus yang diberikan masing-masing sebesar Rp500 juta untuk emas, Rp220,5 juta untuk perak, dan Rp110,25 juta untuk perunggu.

Selain atlet, apresiasi juga diberikan kepada pelatih, dengan rincian pelatih atlet perorangan atau ganda memperoleh bonus Rp300 juta untuk medali emas, Rp126 juta untuk perak, dan Rp63 juta untuk perunggu. Adapun pelatih beregu menerima bonus Rp400 juta bagi peraih emas, Rp189 juta untuk perak, dan Rp94,5 juta untuk perunggu. Khusus bagi pelatih yang menangani perolehan medali kedua dan seterusnya, bonus diberikan sebesar Rp150 juta untuk emas, Rp63 juta untuk perak dan Rp31,5 juta untuk perunggu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya