Curhat Quique Setien soal Masa Kelam di Barcelona: Menunggu 4 Tahun Agar Gajinya Dibayar

Quique Setien membuka kisah pahitnya saat melatih Barcelona. Dipecat usai tragedi Bayern, ia mengaku butuh 3–4 tahun hingga seluruh gajinya dilunasi klub

oleh Asad ArifinDiterbitkan 08 Januari 2026, 23:03 WIB
Quique Setien menjadi manajer di Barcelona selama tujuh bulan saja. Banyak orang yang menganggapnya sebagai manajer terburuk Barca baru-baru ini. Namun beberapa orang yang lain mengangga dirinya tak diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan pekerjaannya. (AFP/Filippo Monteforte)

Liputan6.com, Jakarta - Quique Setien akhirnya membuka kembali kisah getirnya bersama Barcelona. Masa singkatnya di Camp Nou ternyata meninggalkan persoalan panjang di luar lapangan.

Pelatih asal Spanyol itu mengungkap bahwa proses pemutusan kontraknya tidak berjalan sederhana. Ia bahkan harus menunggu bertahun-tahun untuk menerima hak finansialnya.

Setien hanya menangani Barcelona dalam 25 pertandingan pada 2020. Namun, dampak dari periode singkat tersebut terasa jauh lebih lama.

Kini, setelah semua masalah dianggap selesai, Setien memilih bicara jujur. Ia mengulas masa lalunya, konteks kedatangannya, hingga situasi Barcelona saat ini.


Datang di Waktu yang Salah

Quique Setien didatangkan dari Real Betis, klub yang tidak punya nama besar pada Januari 2020. Ditambah lagi, Setien tidak mempunyai porto folio dan pengalaman ciamik untuk menangani klub sebesar Barcelona. Terbukti, ia cuma bertahan 7 bulan di Barcelona. (AFP/Lluis Gene)

Quique Setien menegaskan bahwa dirinya tidak menyesali keputusan melatih Barcelona walau berakhir dengan cepat. Namun, ia mengakui kondisi internal klub saat itu tidak ideal.

Setien merasa datang pada momen yang merugikannya sebagai pelatih. Ia menilai atmosfer ruang ganti sudah jauh dari kata kondusif sejak awal.

“Saya ingin situasinya berbeda, tetapi saya tidak datang pada saat para pemain bersemangat, antusias, dan dalam suasana hati yang baik. Sayangnya, situasinya berbeda," kata Setien.

Karier Setien di Barcelona berakhir dramatis. Ia dipecat hanya tiga hari setelah kekalahan memalukan 2-8 dari Bayern Munchen di Liga Champions, meski kontraknya masih berlaku hingga 2022.


Gaji Tertahan dan Pandangan soal Barcelona Kini

Gelandang Barcelona asal Spanyol, Daniel Olmo (kanan) merayakan gol bersama Fermin Lopez usai mencetak gol pada pertandingan pekan ke-18 Liga Spanyol 2025/2026 melawan RCD Espanyol di Stadion RCDE, Sabtu 3 Januari 2026 waktu setempat atau Minggu (4/1/2026) dini hari WIB. Derbi Catalunya antara RCD Espanyol dan Barcelona pada pekan ke-18 Liga Spanyol 2025/2026 berakhir dengan kemenangan Blaugrana. (MANAURE QUINTERO/AFP)

Selain soal teknis, Setien juga menghadapi persoalan hukum dengan Barcelona. Proses penyelesaian finansial berjalan sangat lambat.

“Semuanya telah terselesaikan. Barça membutuhkan waktu 3-4 tahun untuk membayar saya, tetapi sekarang mereka telah melakukan semua pembayaran yang mereka hutangkan kepada saya dan mereka tidak lagi berhutang apa pun kepada saya," kata Setien.

Meski menyimpan pengalaman pahit, Setien tetap memantau perkembangan Barcelona. Ia bahkan memberikan penilaian positif terhadap proyek yang kini dipimpin Hansi Flick.

“Dia membangun tim muda yang akan berkembang seiring waktu. Saya pikir ini tim yang sangat solid dan saya menyukainya," kata mantan pelatih Real Betis itu.

Sumber: Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya