Real Madrid vs Atletico Madrid: Derby Panas di Jeddah Jadi Kesempatan Terakhir Bagi Alonso?

Duel Real Madrid vs Atletico Madrid di Supercopa de Espana jadi ujian berat bagi arsiten Los Blancos, Xabi Alonso,

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 08 Januari 2026, 18:18 WIB
Pelatih kepala Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi kepada para pemain di area teknis saat pertandingan Copa del Rey antara Talavera dan Real Madrid di Talavera de la Reina, Spanyol, Kamis, 18 Desember 2025. (AP Photo/M. Berengui)

Liputan6.com, Jakarta - Duel Real Madrid vs Atletico Madrid di Supercopa de Espana sangat penting bagi El Real. Tekanan besar mengiringi langkah pelatih Xabi Alonso saat semifinal Supercopa de Espana. Laga di Jeddah ini bukan sekedar tiket ke final, tapi juga ujian serius bagi masa depan Alonso di Bernabeu. Meski Madrid membuka 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Real Betis, performa yang naik turun membuat mereka tertinggal empat poin dari Barcelona di Liga Spanyol.

Situasi makin rumit karena Atletico adalah lawan yang pernah mempermalukan Los Blancos dengan skor 5-2 di Wanda Metropolitano. Kekalahan itu masih segar di ingatan publik, dan hasil Supercopa kini dipandang sebagai tolok ukur apakah Alonso mampu membalikkan tekanan atau justru makin terpojok.


Tak Lagi Sekadar Trofi Tambahan

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, tampak kecewa setelah anak asuhnya bermain imbang 1-1 ketika menghadapi tuan rumah Girona pada laga lanjutan La Liga 2025/2026 di Montilivi, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Sejak format Supercopa berubah pada 2020, turnamen ini punya bobot jauh lebih besar. Musim lalu jadi contoh nyata, ketika Madrid kalah 5-2 dari Barcelona di partai final, meski tampil lebih stabil di liga.

Kekalahan itu membuka jalan Blaugrana meraih treble domestik di musim debut Hansi Flick. Carlo Ancelotti memang masih bertahan saat itu, tetapi Alonso berada dalam posisi berbeda. dtang dengan ekspetasi tinggi, ia belum sepenuhnya meyakinkan.

Karena itu, Supercopa kali ini terasa seperti penentu arah proyek Los Blancos di bawah Alonso, apakah layak diteruskan atau perlu evaluasi besar-besaran.


Bakal Jadi Trofi Penting Untuk Alonso?

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Dan Mullan)

Menjelang laga melawan Atletico, Alonso menegaskan pentingnya kesiapan mental timnya.

"Ini semifinal dan kita harus siap secara mental, bersaing, dan memperhatikan detailnya," ujar Alonso, dilansir Goal.com.

Ia juga menekankan bahwa Atletico selalu jadi lwan berat, namun Los Blancos punya alasan kuat untuk tampil habis-habisan.

"Ini adalah trofi pertama musim ini dan karena itulah jadi yang terpenting," tambahnya.

Ia tak menutup mata soal kekalahan telak sebelumnya, dan mereka tidak mau mengulanginya.


Mbappe Absen, Harapan Kini Berada di Tangan Gonzalo

Gonzalo Garcia cetak gol di laga Liga Spanyol 2025/2026 Real Madrid vs Real Betis. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Los Blancos harus menghadapi semifinal tanpa Kylian Mbappe. Alonso memastikan sang bintang masih memulihkan cedera lutut dan ditinggal.

"Keputusan telah dibuat. Pertandingan ini terlalu cepat untuknya," ucap Alonso, dilansir Goal.com.

Meski begitu, peluang Mbappe tampil di final masih terbuka jika mereka lolos. Sementara itu, Gonzalo Garcia diproyeksikan memimpin lini serang setelah mencetak hattrick ke gawang Betis. Laga kontra Atletico bukan hanya soal taktik, tapi juga mental.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya