Liputan6.com, Jakarta - Sahur menjadi waktu makan yang sangat penting bagi umat Islam selama bulan Ramadan. Namun pada praktiknya, tidak sedikit orang yang merasa malas atau tidak sempat memasak saat dini hari. Rasa kantuk dan waktu yang terbatas membuat sebagian besar masyarakat lebih memilih membeli makanan siap santap daripada harus repot di dapur.
Kondisi ini membuka peluang usaha yang sangat menjanjikan. Jualan menu sahur menjadi salah satu bisnis musiman yang selalu ramai peminat setiap Ramadan. Terlebih lagi jika menu yang ditawarkan praktis, mengenyangkan, dan bisa disiapkan sejak malam hari sehingga lebih efisien secara operasional.
Advertisement
Mengutip dari buku Ensiklopedia Pendidikan Islam karya Kamarul Azmi Jasmi (2016:143), sahur adalah kegiatan makan dan minum yang dilakukan umat Islam pada dini hari sebelum berpuasa. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa menu sahur idealnya bergizi, mudah dikonsumsi, dan tidak memberatkan perut. Inilah yang menjadi dasar munculnya berbagai ide jualan menu sahur yang bisa disiapkan sejak malam. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (7/1/2026).
1. Nasi Ayam Geprek
Nasi ayam geprek merupakan menu favorit sejuta umat yang hampir selalu laris saat sahur. Perpaduan nasi hangat, ayam goreng tepung, dan sambal pedas mampu memberikan rasa kenyang lebih lama berkat kandungan protein dan karbohidratnya. Untuk efisiensi waktu, ayam dapat digoreng dan sambal disiapkan sejak malam hari, lalu disimpan dengan baik. Saat sahur tiba, penjual hanya perlu menghangatkan ayam dan menggepreknya bersama sambal. Menu ini juga fleksibel karena tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan selera pelanggan.
2. Telur Bulat Semur
Telur bulat semur adalah pilihan menu sahur yang sederhana namun sangat mengenyangkan. Keunggulan menu ini terletak pada proses perendaman bumbu yang justru membuat rasa semur semakin meresap setelah disimpan semalaman. Telur yang dimasak dengan kecap, santan, dan rempah menghasilkan cita rasa manis gurih yang cocok disantap dengan nasi hangat. Dari sisi usaha, menu ini sangat hemat modal karena bahan mudah didapat dan tahan lama. Saat sahur, telur semur hanya perlu dipanaskan sebentar tanpa mengurangi kualitas rasa.
3. Soto Ayam Kemasan
Soto ayam kemasan menjadi menu sahur favorit karena memberikan sensasi hangat dan nyaman di perut. Kuah soto yang kaya rempah membantu menjaga stamina tubuh selama berpuasa seharian. Untuk keperluan jualan, kuah dan isian seperti ayam suwir, bihun, dan telur bisa dimasak sejak malam dan dikemas terpisah dengan nasi. Penyajian praktis ini sangat diminati oleh pelanggan yang tidak ingin repot. Selain itu, soto ayam memiliki pasar luas dari berbagai kalangan usia.
4. Soto Kudus
Soto Kudus dikenal dengan kuah beningnya yang ringan namun tetap gurih. Perpaduan suwiran ayam, tauge, dan perasan jeruk nipis membuat menu ini terasa segar saat sahur. Soto ini cocok bagi pelanggan yang menghindari makanan bersantan atau berminyak. Dari sisi persiapan, soto Kudus dapat dimasak malam hari dan disimpan dengan baik tanpa mengubah cita rasa. Menu ini juga memberi kesan tradisional yang kuat sehingga memiliki daya tarik tersendiri.
5. Bubur Ayam
Bubur ayam merupakan menu sahur yang ringan tetapi tetap mampu mengenyangkan. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah dikonsumsi, terutama bagi pelanggan yang tidak nyaman makan berat saat dini hari. Bubur dapat dimasak dalam jumlah besar pada malam hari dan dipanaskan kembali menjelang sahur. Topping seperti ayam suwir, kacang kedelai, dan kerupuk bisa disiapkan terpisah agar tetap segar. Menu ini sangat cocok untuk jualan karena cepat saji dan digemari berbagai usia.
6. Ayam Goreng Mentega
Ayam goreng mentega menawarkan cita rasa gurih dan sedikit manis yang menggugah selera. Menu ini cocok dijadikan variasi sahur agar pelanggan tidak bosan dengan menu berkuah. Ayam bisa dimarinasi dan digoreng terlebih dahulu, lalu dimasak bersama saus mentega pada malam hari. Saat sahur, penjual hanya perlu menghangatkannya kembali. Disajikan bersama nasi dan sayuran, menu ini menjadi pilihan sahur yang cukup lengkap dan mengenyangkan.
7. Ayam Ungkep
Ayam ungkep merupakan menu sahur praktis yang sangat efisien untuk usaha kuliner. Proses ungkep yang dilakukan sejak malam membuat bumbu meresap sempurna dan ayam menjadi empuk. Saat sahur, ayam hanya perlu digoreng sebentar hingga matang dan harum. Menu ini kaya protein sehingga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama saat berpuasa. Selain itu, ayam ungkep juga bisa dijual dalam berbagai varian sambal untuk menarik minat pelanggan.
8. Ayam Bakar Madu
Ayam bakar madu memiliki cita rasa manis gurih yang khas dan disukai banyak orang. Proses marinasi ayam dengan madu dan bumbu bisa dilakukan sejak malam agar rasa lebih meresap. Ayam dapat dibakar setengah matang terlebih dahulu, lalu dibakar ulang menjelang sahur. Aroma bakaran yang harum menjadi nilai jual tersendiri bagi menu ini. Disajikan dengan nasi dan lalapan, ayam bakar madu cocok untuk sahur yang tidak terlalu berat.
9. Ayam Bakar Kecap
Ayam bakar kecap adalah menu klasik yang hampir selalu laris saat Ramadan. Rasa manis gurih dari kecap berpadu dengan bumbu rempah membuat menu ini disukai berbagai kalangan. Ayam bisa dimarinasi dan dipanggang sebagian sejak malam agar lebih praktis. Saat sahur, proses pemanasan hanya membutuhkan waktu singkat. Menu ini juga fleksibel karena bisa dikombinasikan dengan sambal atau lalapan sesuai selera pelanggan.
10. Empal Gepuk
Empal gepuk menjadi menu sahur favorit bagi pencinta daging sapi. Proses ungkep yang lama membuat daging empuk dan bumbunya meresap sempurna. Karena prosesnya memakan waktu, empal gepuk sangat ideal disiapkan sejak malam hari. Saat sahur, daging hanya perlu digoreng sebentar hingga kering di luar namun tetap lembut di dalam. Menu ini memberikan asupan protein tinggi yang membantu menjaga energi selama berpuasa.
11. Dendeng Sapi
Dendeng sapi merupakan menu sahur praktis yang tahan lama dan mudah disajikan. Setelah diolah dan dikeringkan, dendeng dapat disimpan dan digoreng kapan saja sesuai kebutuhan. Teksturnya yang renyah dan rasa gurih manis membuatnya cocok sebagai lauk sahur. Dari sisi usaha, dendeng memiliki nilai jual tinggi dan bisa diproduksi dalam jumlah besar. Menu ini sangat cocok bagi pelanggan yang ingin sahur cepat tanpa ribet.
12. Sate Ayam
Sate ayam menjadi pilihan sahur yang menggugah selera meskipun disantap di waktu dini hari. Daging ayam dapat ditusuk dan dibakar setengah matang sejak malam untuk menghemat waktu. Saat sahur, sate hanya perlu dipanaskan kembali agar tetap empuk dan juicy. Disajikan dengan bumbu kacang dan nasi atau lontong, menu ini terasa lengkap. Aroma sate yang khas juga mampu menarik perhatian pelanggan.
13. Sop Buntut
Sop buntut merupakan menu sahur premium yang kaya gizi dan protein. Kuahnya yang gurih justru semakin lezat setelah disimpan semalaman. Menu ini cocok bagi pelanggan yang ingin sahur dengan makanan bergizi tinggi. Persiapan malam hari sangat membantu karena proses memasaknya cukup lama. Dengan kemasan yang rapi, sop buntut bisa menjadi menu sahur eksklusif dengan harga lebih tinggi.
14. Sup Ayam Bening
Sup ayam bening adalah pilihan menu sahur yang sehat dan ringan. Kandungan sayur dan protein ayam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama puasa. Kuahnya yang tidak berminyak cocok bagi pelanggan yang menjaga pola makan. Sup ini dapat dimasak sejak malam dan disimpan tanpa mengurangi kualitas rasa. Menu ini juga memiliki target pasar luas, terutama pelanggan yang menyukai makanan sederhana.
15. Sup Bakso
Sup bakso menjadi menu sahur yang praktis dan mudah disukai berbagai kalangan. Bakso dan kuah bisa disiapkan sejak malam agar lebih efisien. Disajikan dengan nasi atau mie gandum, menu ini cukup mengenyangkan. Sup bakso juga fleksibel karena bisa ditambahkan sayuran sesuai selera. Modalnya relatif terjangkau sehingga cocok untuk usaha sahur skala kecil.
16. Sup Timlo
Sup timlo atau kimlo khas Solo memiliki kuah bening dengan rasa gurih yang khas. Isian berupa ayam, sosis, dan telur membuat menu ini cukup lengkap untuk sahur. Sup ini memiliki daya simpan yang baik sehingga aman disiapkan sejak malam. Teksturnya ringan dan mudah dicerna saat dini hari. Menu ini cocok untuk pelanggan yang ingin variasi sahur selain soto.
17. Lontong Sayur
Lontong sayur adalah menu sahur tradisional yang mengenyangkan dan digemari banyak orang. Kuah santannya yang gurih memberikan rasa kenyang lebih lama. Lontong dan sayur bisa disiapkan sejak malam dan dikemas praktis. Menu ini sangat cocok dijual dalam kemasan sederhana untuk sahur. Selain itu, lontong sayur memiliki cita rasa khas yang selalu dicari saat Ramadan.
18. Nasi Liwet Box
Nasi liwet box menawarkan sensasi sahur dengan menu khas daerah yang lezat. Aroma nasi gurih dari santan dan daun pandan menjadi daya tarik utamanya. Lauk pendamping seperti ayam suwir dan telur pindang bisa disiapkan sejak malam. Dikemas dalam box, menu ini terlihat lebih premium dan rapi. Cocok untuk pelanggan yang ingin sahur dengan menu istimewa.
19. Tempe Orek
Tempe orek merupakan menu sahur sederhana dengan modal kecil namun selalu diminati. Rasa manis gurihnya cocok dipadukan dengan berbagai lauk utama. Tempe orek bisa disiapkan sejak malam dan justru lebih nikmat setelah bumbunya meresap. Menu ini tahan lama dan mudah dipanaskan. Sangat cocok dijadikan menu pendamping dalam paket sahur ekonomis.
20. Tahu Tempe Bacem
Tahu tempe bacem memiliki rasa manis gurih yang khas dan disukai banyak kalangan. Proses perebusan dengan bumbu bacem bisa dilakukan malam hari agar lebih praktis. Menu ini cukup tahan lama dan mudah disajikan saat sahur. Dari sisi usaha, bahan bakunya murah dan mudah didapat. Cocok untuk menu sahur sederhana namun tetap mengenyangkan.
21. Telur Balado
Telur balado adalah menu sahur ekonomis yang kaya protein. Bumbu balado memberikan rasa pedas yang menggugah selera makan. Telur bisa dimasak dan dibumbui sejak malam agar lebih praktis. Menu ini cocok dipadukan dengan nasi dan lauk sederhana lainnya. Telur balado juga memiliki daya simpan yang baik untuk jualan sahur.
22. Sosis Asam Manis
Sosis asam manis menjadi menu sahur favorit anak kos karena praktis dan murah. Proses memasaknya cepat dan bisa dilakukan dalam jumlah besar. Sosis dapat dimasak malam hari dan dipanaskan kembali saat sahur. Rasanya yang manis dan gurih cocok untuk berbagai kalangan usia. Menu ini juga mudah dikombinasikan dengan nasi atau mie.
23. Pecel Madiun
Pecel Madiun merupakan pilihan menu sahur tanpa daging yang tetap bergizi. Sayuran segar dan bumbu kacang memberikan asupan serat dan energi. Agar tahan lama, sayur dan bumbu sebaiknya dikemas terpisah. Menu ini cocok bagi pelanggan yang menjalani pola makan sehat. Pecel juga memiliki pasar tersendiri selama Ramadan.
24. Salad Buah
Salad buah menjadi alternatif menu sahur yang ringan dan menyegarkan. Kandungan vitamin dan serat dari buah membantu menjaga stamina tubuh. Menu ini cocok untuk pelanggan yang menghindari makanan berat saat sahur. Salad buah dapat disiapkan malam hari dan disimpan dalam suhu dingin. Dengan kemasan menarik, menu ini memiliki nilai jual tinggi.
25. Smoothie Bowl
Smoothie bowl adalah menu sahur modern yang kaya nutrisi dan menarik secara visual. Terbuat dari buah yang diblender dan diberi topping granola, menu ini terasa ringan namun mengenyangkan. Persiapan bahan bisa dilakukan sejak malam agar lebih praktis. Menu ini cocok untuk segmen pelanggan premium atau pecinta gaya hidup sehat. Dengan kemasan estetik, smoothie bowl bisa menjadi pembeda dari menu sahur lainnya.
FAQ Seputar Jualan Makanan Sahur
1. Apakah jualan menu sahur masih menguntungkan?
Ya, permintaan makanan sahur selalu tinggi selama Ramadan karena banyak orang enggan memasak dini hari.
2. Menu apa yang paling laris untuk sahur?
Menu praktis dan mengenyangkan seperti ayam geprek, soto, dan nasi box biasanya paling diminati.
3. Apakah boleh menyiapkan makanan sahur sejak malam?
Boleh, asalkan disimpan dengan cara yang higienis agar kualitas dan rasa tetap terjaga.
4. Apakah jualan sahur cocok untuk pemula?
Sangat cocok karena modal bisa disesuaikan dan menu relatif mudah dibuat.
5. Bagaimana cara menarik pelanggan sahur?
Gunakan kemasan rapi, menu variatif, harga terjangkau, dan promosi melalui WhatsApp atau media sosial.