Liputan6.com, Jakarta - Dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi Program Digitalisasi Pendidikan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat (Tipikor Jakpus), Nadiem Makarim menghadiri sidang dan menyampaikan Eksepsi atau Nota Keberatan Pribadi atas Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum.
Sejumlah driver ojek online (ojol) serta tokoh publik seperti Bambang Harymurti, Natalia Soebagjo, Prof Dr Etty Indriati, Prof Dr Winahyu Erwiningsih, DJ Donny, Christine Hakim, Jajang C Noer, Mira Lesmana, Riri Riza, Shanty Harmayn juga turut hadir di lokasi persidangan untuk memberikan dukungan kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) itu.
Advertisement
Dalam kesempatan itu, Guru Besar Universitas Gadjah Mada serta penulis Buku Pola dan Akar Korupsi Prof Dr Etty Indriati menyampaikan dirinya sengaja terbang dari Yogyakarta ke Jakarta sebagai bentuk dukungan pada Nadiem.
"Saya melihat kebijakan beliau yang inovatif dan progresif selama masa jabatannya, terutama digitalisasi yang sangat bermanfaat ketika pandemi COVID-19 dalam membantu proses belajar mengajar tetap berjalan," ujar Etty melalui keterangan tertulis, Selasa (6/1/2026).
"Saya berharap yang terbaik untuk Nadiem, dan saya yakin independensi Majelis Hakim dalam menimbang putusan secara adil, transparan sesuai hukum dan hati nurani," sambung dia.
Kemudian, Ramond Dony Adam atau yang lebih dikenal dengan nama DJ Donny, aktivis dan content creator juga terlihat hadir di lokasi persidangan.
Bentuk Dukungan
Donny mengatakan, dirinya sangat berharap semakin banyak fakta yang bisa dibuka oleh kuasa hukum Nadiem agar semuanya jelas.
"Orang yang cuma mau kerja bener jangan dikriminalisasi. Kita sudah cukup melihat kasus Pak Tom, Ibu Ira ASDP, dan lainnya," kata dia.
"Saya yakin Majelis Hakim independen untuk memberikan putusan yang seadil-adilnya, karena yang dipertanyakan saat ini bukan nasib satu orang tapi sistem hukum di Indonesia," sambung Donny.
Sementara itu, Mitra Driver pertama Gojek Mulyono bersama rombongan driver ojol turut hadir di lokasi persidangan memberikan dukungan solidaritas kepada Nadiem Makarim yang dinilai sangat berjasa menghidupi jutaan driver lewat aplikasi Gojek.
"Kita di sini solidaritas. Kita pejuang aspal ingat Mas Nadiem yang dulu buka jalan bikin kita bisa jadi punya nafkah dari Gojek," ucap dia.
"Bisa kerja, bisa makan, nyekolahin anak, pokoknya dapur ngebul terus untuk keluarga. Buat kita Mas Nadiem insyaallah orang baik. Kita cuma pengen hukum adil, jangan sampai salah orang," tutup Mulyono.