Kronologi 2 Balita Ditinggal Dalam Rumah Terkunci di Jatinegara Berujung 1 Orang Jatuh dari Balkon

Kedua orangtuanya tak ada di rumah saat kejadian. Bahkan malah hari sebelum peristiwa itu sempat terdengar percekcokan dari rumah tersebut.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 06 Januari 2026, 23:47 WIB
Ilustrasi garis polisi. (Liputan6.com/Raden Trimutia Hatta)

Liputan6.com, Jakarta - Diduga kuat, balita yang terjatuh memang ditinggalkan orang tuanya di rumah. Tak hanya korban, ada satu balita lagi yang ada di rumah tersebut.

Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur Kompol Sri Yatmini mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Berdasarkan keterangan warga sekitar, ibu dari anak-anak tersebut sedang bekerja dan kedua orang tua tidak berada di rumah saat kejadian. Warga juga menyebutkan, sebelum peristiwa itu terjadi, sempat terdengar cekcok antara orang tua korban," kata Sri di Jakarta.

Dua Balita Itu Bersama Kakaknya Bocah 8 Tahun

Saat tiba di lokasi, tim PPA mendapati tiga anak berada di dalam rumah dengan kondisi pintu terkunci. Pihak kepolisian juga mendalami peristiwa anak yang diduga terjatuh dari balkon rumah.

"Polisi kemudian melakukan olah TKP hingga ke lantai dua rumah dan mengamankan satu buah kursi kayu kecil berwarna biru yang diduga digunakan anak korban untuk naik ke balkon sebelum terjatuh," jelas Sri.

Pendalaman dilakukan guna mengetahui kronologi kejadian secara detail serta faktor penyebab peristiwa tersebut.

"Anak yang terjatuh berinisial AC (3), merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Dua anak lainnya masing-masing PI (8) dan GKI (2). Ketiganya sempat dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut, termasuk asesmen bersama UPT PPPA," jelas Sri.

Reaksi Orang Tua Korban

Orang tua ketiga anak tersebut, kata dia, menyatakan keberatan jika anak-anak mereka ditempatkan di rumah aman pascakejadian.

"Pernyataan keberatan tersebut dituangkan secara tertulis dan bermaterai, disaksikan Ketua RT serta warga setempat. Polisi pun meminta orang tua agar mengasuh dan menjaga anak-anak dengan lebih baik ke depannya," katanya.

Pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini mengedepankan perlindungan terhadap anak serta pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Polisi juga mengimbau para orang tua untuk tidak meninggalkan anak tanpa pengawasan, terutama di lingkungan rumah yang berpotensi membahayakan keselamatan anak.

Video tersebut viral diunggah akun Instagram @info.jakartatimur. Terlihat sejumlah warga berupaya membuka jendela rumah karena melihat dua balita berada di dalam rumah dalam kondisi terkunci.

Dalam narasi video disebutkan dua anak berada di dalam rumah tanpa pengawasan orang dewasa. Salah satu anak sempat melompat-lompat sebelum terjatuh dan mengalami luka. Warga sempat berusaha membuka pintu rumah, namun pintu dalam keadaan terkunci.

Mereka kemudian membuka jendela untuk mengevakuasi anak berusia tiga tahun yang terluka dan harus mendapat beberapa jahitan di bagian dagu.

"Adiknya yang berusia 1 tahun segera diamankan dan dititipkan sementara di rumah salah satu warga. Adapun salah satu kakak dari mereka berdua sedang tidak ada di rumah, sedang sekolah," tulis keterangan akun Instagram @info.jakartatimurr.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya