Bahlil Dijadikan Bahan Hoaks, Cek Daftarnya

Berbagai hoaks mengenai Bahlil Lahadalia bermunculan di mesia sosial, apa saja ragamnya? Simak artikel berikut.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 06 Januari 2026, 19:00 WIB
Cek fakta artikel Bank Indonesia menggugat Bahlil Lahadalia

Liputan6.com, Jakarta - Bahlil Lahadalia kerap menjadi sorotan publik, tidak hanya karena jabatannya sebagai pejabat negara, tetapi juga karena berbagai informasi palsu atau hoaks yang melibatkan dirinya. Informasi bohong ini beredar luas di berbagai platform, menciptakan kebingungan dan misinformasi di tengah masyarakat. 

Rentetan hoaks Bahlil mencakup berbagai topik, mulai dari isu yang menyerang karier profesionalnya hingga foto rekayasa kecerdasan buatan. Hoaks tersebut tentu dapat menyesatkan masyarakat dan menimbulkan persepsi yang salah.

Cek Fakta Liputan6.com telah melakukan penelusuran dan mengungkap fakta dari kabar viral terkait Bahlil, simak daftarnya.

Artikel Karier Bahlil Lahadalia Dalam Bahaya karena Dituntut Bank Indonesia 

Beredar di media sosial postingan Bank Indonesia menerbitkan uang rupiah khusus untuk memperingati HUT RI ke-80. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Juni 2025.  

Dalam postingannya terdapat penampakan klaim uang rupiah edisi khusus dengan gambar peta Indonesia dan mantan Presiden RI, Soekarno. 

Postingan itu disertai narasi:

"Aesthetic banget 🤑 inilah penampakan uang kertas edisi khusus HUT RI ke-80 Tahun Agustus mendatang.Adakah yg sudah punya?"

Lalu benarkah postingan Bank Indonesia menerbitkan uang rupiah khusus untuk memperingati HUT RI ke-80? Simak dalam artikel berikut ini...

Foto Jokowi Jadi Ketum Golkar Menggantikan Bahlil

Gambar tangkapan layar foto yang diklaim Presiden ke-7 RI, Jokowi menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Bahlil Lahadalia. (sumber: Facebook)

Sebuah foto yang diklaim Prabowo Subianto menunjuk Presiden ke-7 RI Jokowi menjadi ketua umum Partai Gerindra beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 14 Desember 2024.

Foto tersebut memperlihatkan Prabowo sedang memberikan keterangan di depan wartawan. Ia didampingi oleh Jokowi. Keduanya mengenakan batik lengan panjang. Foto itu kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Prabowo telah menunjuk Jokowi menjadi Ketum Partai Gerindra.

"PRABOWO TUNJUK JOKOWI KETUM GERINDRA BANTEN PANIK," demikian narasi dalam foto tersebut.

"Kalo 2 Pahlawan ini sudah bersatu, sengkuni pasti pada ketar ketir..🤣🤣

tau gak yang lengserkan Gus Dur Mega cs dan yang kalah pilpres di 2x SBY di musuhin sampe skrg tau gak yang hianati batu tulis siapa? dan tau gak PDIP menang di 2014 dan 2019 karena ada Pakde Jokowi.. dan tau gak di 2024 PDIP di kasih 16% itu tandanya di 2029 PDIP ancur..

setahuku PDI menang 2 kali setelah rakyat tahu yg dijagokan presiden bapak Jokowi, berarti Jokowi pilihan rakyat bukan partainya..✌️😅😅," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 58 kali direspons dan mendapat 87 komentar dari warganet.

Benarkah dalam foto itu Prabowo menujuk Jokowi menjadi ketum Partai Gerindra? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.....

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya