Wanita Pekerja Hiburan Malam Ditemukan Tewas Setengah Telanjang di Kontrakan, Polisi Periksa 14 Saksi

Kematian seorang wanita pekerja hiburan malam di rumah kontrakannya di wilayah Lampung masih menjadi misteri.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 06 Januari 2026, 17:40 WIB
Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad seorang wanita setengah telanjang di Tulang Bawang Barat, Lampung. (Istimewa)

Liputan6.com, Lampung - Misteri kematian seorang wanita yang bekerja di tempat hiburan malam menggegerkan warga Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, kini masih dalam penyelidikan polisi. Perempuan berinisial RHT (34) ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang di kamar kontrakannya di Kecamatan Way Kenanga, Kamis malam (1/1/2026) lalu.

Korban yang diketahui merupakan warga Kabupaten Lampung Selatan itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di atas tempat tidur. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian RHT.

Kapolsek Lambu Kibang, Iptu Kasiyono mengatakan, pihaknya telah memeriksa sedikitnya 14 orang saksi untuk membuat terang peristiwa tersebut.

"Kurang lebih ada 14 saksi yang sudah kami periksa, mulai dari pemilik kontrakan hingga tetangga sekitar," kata Kasiyono saat dikonfirmasi Liputan6.com, Selasa (6/1/2026).

Dari hasil visum luar yang dilakukan di puskesmas, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.

Menurut Kasiyono, tidak ditemukan luka mencurigakan pada tubuh korban selain lebam yang diduga merupakan lebam mayat.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan luka akibat kekerasan. Sperma juga tidak ditemukan," jelasnya.

Kasiyono menambahkan, berdasarkan keterangan medis sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

Terkait kemungkinan adanya unsur pidana, Kasiyono menyatakan belum dapat menarik kesimpulan. Selain itu, seluruh barang milik korban dipastikan masih lengkap dan tidak ada yang hilang.

"Harta benda korban masih ada semua. Jadi sejauh ini belum bisa kita simpulkan mengarah ke tindak pidana," sebutnya.

 

Pihak Keluarga Menolak Autopsi

Polisi sebenarnya berencana melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Namun, rencana tersebut urung dilakukan lantaran pihak keluarga menolak autopsi, sehingga pemeriksaan hanya dilakukan melalui visum luar.

"Autopsi tidak jadi dilakukan karena ditolak keluarga. Setelah itu, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan,” tandasnya.

Meski demikian, polisi memastikan proses penyelidikan tetap berlanjut guna mengungkap secara pasti penyebab kematian RHT.

Masih Menyisakan Misteri

Sebelumnya diberitakan, penemuan jasad seorang perempuan berinisial RHT (34) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, masih menyisakan misteri. Korban yang diketahui bekerja di tempat hiburan malam itu ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang di kamar kontrakannya di Kecamatan Way Kenanga, Kamis malam (1/1/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik kontrakan berinisial HYT (49). Saat ditemukan, kondisi kamar korban dalam keadaan gelap dan pintu tidak terkunci.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang Barat, Juherdi Sumandi, mengungkapkan kronologi awal kejadian bermula pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB.

"Saksi datang ke lokasi kontrakan karena ada calon penghuni baru yang hendak menyewa salah satu kamar," kata Juherdi, Sabtu (3/1/2026) lalu.

Menurut Juherdi, saksi sempat berbincang sekitar 15 menit dengan calon penghuni tersebut untuk menjelaskan aturan kos dan fasilitas yang tersedia. Dalam percakapan itu, saksi sempat menanyakan apakah calon penghuni melihat korban keluar dari kamar nomor 03.

"Karena tidak mendapatkan jawaban pasti, saksi mencoba mengetuk pintu kamar korban, namun tidak ada respons," ujarnya.

Merasa tidak ada kejanggalan, saksi kemudian meninggalkan lokasi. Namun kecurigaan kembali muncul pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, setelah saksi menghadiri kegiatan yasinan.

"Saksi kembali ke kos dan bertemu calon penghuni baru yang datang bersama tiga rekannya. Saat ditanya ulang, mereka mengaku tidak melihat korban keluar kamar sejak siang," jelas Juherdi.

Karena curiga, saksi kembali mengetuk pintu kamar korban sambil memanggil namanya dengan suara lebih keras. Namun tetap tidak ada jawaban. Saksi kemudian memberanikan diri membuka pintu kamar nomor 03 yang ternyata tidak terkunci.

"Saat masuk ke kamar dengan bantuan lampu ponsel karena kondisi gelap, saksi melihat korban tergeletak di atas tempat tidur dalam posisi terlentang, mengenakan tank top tanpa celana," ungkap Juherdi.

 

Ditemukan Obat-obatan

Saksi yang panik langsung keluar kamar dan memanggil adik kandung serta keponakannya untuk membantu menutupi tubuh korban. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Tak lama kemudian, personel Polsek Lambu Kibang datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kami telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari pengecekan TKP, olah TKP, pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan empat orang saksi," katanya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan awal atau visum et repertum guna memastikan penyebab kematian.

"Rangkaian penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa ini atau tidak," tegas Juherdi.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya telepon genggam, pakaian, obat-obatan, perhiasan emas, dompet, serta charger ponsel.

"Ada sejumlah obat-obatan milik korban yang kami amankan. Saat ini masih kami dalami kaitannya dengan kematian korban," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya