Pipa Gas TGI Bocor, Produksi Blok Rokan Potensi Terganggu

Kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas produksi minyak nasional.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 06 Januari 2026, 15:15 WIB
PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) telah menerima laporan awal terkait adanya insiden kebocoran pipa gas milik TGI dan dioperasikan oleh TGI di jalur pipa Grissik Duri (GD) KP222. Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, tidak menampik kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau bakal turut berpengaruh terhadap produksi minyak nasional.

Sebab, distribusi gas melalui pipa tersebut biasa dikirim ke Blok Rokan, Riau untuk memenuhi energi pada pembangkitan listrik di wilayah kerja tersebut.

"TGI ini mensuplai gas untuk pembangkitan listrik wilayah-wilayah di Rokan. Jadi banyak mesin-mesin pompa angguk di sana yang dibangkitkan dengan listrik dan gasnya dari pipa ini. Ini harus segera kita selesaikan," seru Laode di Jakarta, dikutip Selasa (6/1/2026).

Untuk diketahui, Blok Rokan merupakan penyumbang produksi minyak terbesar di Indonesia. Dengan kontribusi sekitar 24 persen dari total produksi minyak nasional, produksi harian 160 ribu barel per hari (bph) pada 2023, dan total lifting 58 juta barel di 2024.

Menyikapi kebocoran pipa gas TGI untuk Blok Rokan, Laode berencana untuk mengunjungi Indragiri Hilir dalam waktu dekat. "Memang ini harus cepat kita selesaikan, karena berdampak pada produksi minyak nasional," tegasnya.

"Untuk awal tahun itu perlu kita pulihkan ya. Karena nanti berdampak pada proyeksi akhir tahun kita yang 610 ribu bph (target produksi minyak siap jual secara nasional). Jadi kita harus buru-buru agar pipa ini segera bisa tersambung," dia menekankan.

Kementerian ESDM sendiri target proses perbaikan pipa TGI ruas Grissik-Duri (GD) tersebut akan dilakukan dengan estimasi perbaikan hingga 7 Januari 2026.

 

Kronologis Kejadian

Sebelumnya, PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) telah menerima laporan awal terkait adanya insiden kebocoran pipa gas milik TGI dan dioperasikan oleh TGI di jalur pipa Grissik Duri (GD) KP222 yang berada di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau pada Jumat, 2 Januari 2026 pada pukul 16:35 WIB.

Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penanganan insiden secara cepat dan tepat, pengamanan lokasi, pekerja serta masyarakat dengan mengutamakan aspek HSSE.

TGI telah mematikan kompresor dan menutup seluruh section valve terdekat untuk menghentikan kebocoran, serta bekerjasama dengan pihak terkait termasuk tim Damkar setempat.

 

Proses Investigasi

Proses investigasi oleh tim lapangan dan pihak terkait masih terus berlanjut untuk mengetahui penyebab kejadian.

Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa baik dari masyarakat maupun pekerja. TGI juga melakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri (GD), dan berkoordinasi dengan tim pengamanan Objek Vital Polda Riau.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh pihak serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Informasi lebih lanjut akan segera kami sampaikan pada kesempatan pertama," tutup Emil.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya