Liputan6.com, Kuala Lumpur - Seorang pria tewas setelah ditembak di sebuah restoran cepat saji di Banting, Selangor, Malaysia, pada Minggu malam (4/1/2026). Insiden penembakan terjadi saat korban dilaporkan tengah makan di dalam restoran tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Polisi menerima laporan lima menit kemudian, sekitar pukul 22.05, dan segera mendatangi lokasi kejadian.
Advertisement
Korban diidentifikasi sebagai pria berusia akhir 30-an. Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pelaku berlari mendekati korban sebelum melepaskan tembakan hingga korban tersungkur ke tanah, dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (6/1).
Dalam rekaman lain, korban tampak tergeletak di trotoar di luar gerai McDonald’s dengan bercak darah terlihat di sekitar tubuhnya. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian menemukan dua selongsong peluru di tempat kejadian perkara. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor usai penembakan.
Kasus penembakan tergolong jarang terjadi di Malaysia mengingat ketatnya undang-undang kepemilikan senjata api. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah insiden penembakan menonjol telah menimbulkan kekhawatiran publik.
Beberapa kasus tersebut antara lain penembakan fatal di sebuah pusat perbelanjaan di Selangor awal tahun lalu, serta insiden yang diduga terkait aktivitas geng di wilayah Klang dan Seremban. Meski demikian, pihak kepolisian berulang kali menegaskan bahwa kasus-kasus tersebut bersifat terisolasi dan merupakan serangan yang ditargetkan.
Perkembangan penyelidikan kasus penembakan di Banting masih terus dipantau aparat kepolisian.