Manchester City Dapat Kabar Buruk, Gvardiol Terancam Absen Panjang?

Manchester City krisis bek setelah Josko Gvardiol mengalami patah kaki dan terancam absen panjang hingga akhir musim.

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 06 Januari 2026, 15:00 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meluapkan kekecewaan kepada Josko Gvardiol, saat timnya ditahan imbang Brentford dalam laga pekan ke-21 Premier League 2024/2025 yang digelar di Gtech Community Stadium, Rabu (15/1/2025). (AP Photo/Alastair Grant)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City menghadapi kabar buruk usai laga imbang 1-1 melawan Chelsea. Josko Gvardiol dipastikan mengalami cedera serius yang berpotensi mengakhiri musimnya lebih cepat. Bek asal Kroasia itu harus ditarik keluar di awal babak kedua, di laga yang sama ketika Ruben Dias juga tak mampu menyelesaikan pertandingan.

Situasi ini makin memperparah krisis lini belakang Man City, mengingat John Stones sudah lebih dulu menepi. Meski sempat terlihat hanya benturan ringan dan Gvardiol masih bisa berjalan keluar lapangan, laporan medis klub justru mengungkap fakta mengejutkan.

The Citizens mengonfirmasi sang bek mengalami patah tulang tibia, cedera berat yang membutuhkan penanganan serius dan waktu pemulihan panjang di tengah jadwal padat musim ini.


Cedera Parah dan Ancaman Operasi

Manchester City Josko Gvardiol (kiri) berebut bola dengan Sunderland Wilson Isidor dalam pertandingan Liga Inggris di Etihad, Inggris, Sabtu, 6 Desember 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Manchester City menyatakan Gvardiol akan menjalani operasi dalam waktu dekat, dengan masa pemulihan yang belum bisa dipastikan. Penilaian medis masih berlangsung, namun peluang sang pemain kembali sebelum musim berakhir terbilang kecil. Untuk pulih total dan siap bermain lagi dalam waktu kurang dari lima bulan jelas bukan perkara mudah.

Selain berdampak pada ambisi Man City mengejar gelar Liga Primer Inggris, cedera ini juga jadi ancaman besar bagi Gvardiol secara personal. Piala Dunia sudah di depan mata, dan Kroasia dijadwalkan tampil di fase grup menghadapi Inggris, Panama, dan Ghana. Cedera serupa sebelumnya juga dialami Alexander Isak, menunjukkan betapa rumitnya proses pemulihan patah tulang di level elite.


Masalah Kian Menumpuk di Lini Belakang?

Pep Guardiola pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Masalah Man City tak berhenti di Gvardiol. Ruben Dias kini juga menjalani pemeriksaan lanjutan terkait cedera ototnya, sementara John Stones masih belum pulih. Dengan Manuel Akanji dipinjamkan ke Serie A, opsi bek tengah Pep Guardiola makin menipis.

Saat ini, hanya Abdukodir Khusanov dan Nathan Ake yang benar-benar fit, itu pun Ake harus dijaga menit bermainnya. Sebagai langkah darurat, The Citizens memanggil kembali Max Alleyne dari masa peminjaman di Watford. Bek muda berusia 20 tahun itu tampil cukup reguler di Championship, tetapi belum pernah merasakan atmosfer tim utama Man City di laga kompetitif.


Marc Guehi Masuk Radar Transfer Darurat

Kapten Crystal Palace, Marc Guehi (kiri) menyundul bola saat pertandingan Liga Inggris melawan Newcastle United di Selhurst Park. (AFP)

Situasi genting ini memaksa Man City mempertimbangkan belanja bek tengah pada Januari. Nama Marc Guehi kembali mencuat sebagai target utama. Kapten Crystal Palace itu kontraknya akan habis akhir musim, membuat Palace berada dalam posisi sulit.

The Citizens awalnya masih menunggu perkembangan kondisi Gvardiol dan Dias, namun dengan prognosis cedera yang mengkhawatirkan, langkah cepat bisa jadi tak terhindarkan. Jika Man City tak bergerak, risiko menjalani paruh kedua musim dengan stok bek minim sangat besar. Di tengah perburuan Antoine Semenyo, fokus mereka kini terpecah antara ambisi menyerang dan kebutuhan mendesak memperbaiki pertahanan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya