Mau Kaca Helm Tidak Buram, Begini Tips Merawatnya agar Visibilitas Optimal

Kaca helm yang buram dapat mengurangi visibilitas dan meningkatkan risiko berkendara. Simak cara merawat kaca helm yang benar agar selalu jernih

oleh Zaidan Fakhir HeryaniDiterbitkan 17 Januari 2026, 10:17 WIB
Jangan meletakkan helm di kaca spion

Liputan6.com, Jakarta - Visor atau kaca helm yang buram dapat mengurangi visibilitas dan mampu meningkatkan risiko ketika sedang berkendara bagi para pengguna sepeda motor. Selain untuk melindungi wajah dari debu, angin, serta hantaman serangga, kondisi kaca yang bersih dan tidak buram sangat menentukan jelasnya penglihatan saat berkendara.

Akan tetapi, tak sedikit para pengendara yang mengabaikan perawatan pada kaca helm, sehingga menyebabkan permukaan kaca menjadi cepat berembun atau buram, terutama saat berkendara di pagi hari atau cuaca hujan.

Dilansir Suzuki, merawat kaca helm tidak sulit, asalkan mengetahui teknik yang tepat dan rutin menerapkannya.

Kondisi visor yang buram sering kali disebabkan oleh endapan kotoran, minyak, debu, serta gesekan kain yang tidak sesuai sehingga mampu untuk mengurangi kejernihan dan membuat pandangan menjadi terganggu.

Selain itu, kabut atau embun yang sering muncul di bagian dalam kaca bisa mengakibatkan jarak pandang menurun drastis saat berkendara jauh atau ketika sedang menembus terowongan.

Karena itu, para pengendara sebaiknya mampu untuk memahami langkah-langkah untuk merawat kaca helm secara benar untuk mencegah masalah ini terjadi.

Perawatan kaca helm yang tepat tidak hanya memberi kenyamanan pada visual saja, tetapi juga berkontribusi pada keselamatan berkendara secara keseluruhan.

Kaca yang bersih akan membantu pengendara untuk melihat kondisi sekitar dengan baik serta merespons potensi bahaya di jalan secara cepat.

Cara Paling Efektif

Cara menghilangkan goresan di kaca helm. (pickmyhelmet)

Berikut ini beberapa cara yang efektif untuk merawat kaca helm agar tetap jernih dan bebas kabut.

Langkah awal yang paling mudah adalah selalu bersihkan kaca helm secara rutin dengan menggunakan larutan pembersih yang sesuai.

Hindari penggunaan sembarangan cairan terutama yang memiliki sifat abrasif atau keras karena mampu untuk merusak lapisan yang melindungi kaca helm.

Gunakan lap berish dengan tekstur lembut yang tidak mudah menggores permukaan kaca.

Caranya semprotkan larutan pembersih khusus helm atau larutan air sabun ringan ke permukaan kaca.

Biarkan beberapa saat agar kotoran terangkat, lalu lap secara perlahan dari bagian atas hingga bawah.

Pastikan tidak ada bekas noda atau sisa sabun yang tertinggal, karena hal ini bsia memicu kabut saat helm dipakai di cuaca lembap.

Menghindari Gesekan Kain Kasar dan Penyimpanan yang Tepat

Source: YouTube/riga channel

Pada masalah ini sering kali kaca helm tergores akibat dari penggunaan kain yang kasar pada permukaan helm.

Untuk itu, gunakan kain microfiber yang halus dan lembut saat membersihkan kaca agar tidak menimbulkan goresan mikro yang perlahan membuat kaca tampak buram.

Goresan kecil ini mungkin tidak terlihat pada awalnya, namun bisa menyebar dan mengurangi kejernihan dalam jangka panjang.

Selain itu, cara penyimpanan helm juga memengaruhi kondisi kaca. Simpan helm pada tempat yang bersih, kering, dan tidak terkena sinar matahar secara langsung, karena paparan UV dapat mempercepat penuaan lapisan kaca serta membuatnya tampak kusam lebih cepat.

Mengatasi Kabut pada Visor

Saat balapan, nampak bulu mata lentik Raya Kitty masih terlihat ketika membuka kaca helmnya. @rayanurfitrird

Kabut yang muncul di bagian dalam kaca helm kerap mengganggu ketika sedang berkendara pagi atau di cuaca dingin.

Untuk menangani masalah ini, pengendara dapat menggunakan anti-fog spray yang bisa diaplikasikan pada permukaan dalam kaca.

Produk anti-fog sudah dirancang untuk mencegah kondensasi uap air dan menjaga kaca tetap jernih dalam berbagai kondisi suhu.

Selain itu, ketika membersihkan bagian dalam kaca, pastikan tidak menggunakan tekanan berlebih yang dapat merusak lapisan anti-fog bawaan pabrik.

Gunakan teknik tepuk-tepuk lembut atau gerakan memutar halus agar cairan anti-fog dapat bekerja secara maksimal tanpa merusak permukaan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya