Liputan6.com, Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel) mencatat lonjakan signifikan jumlah pengunjung selama libur akhir tahun hingga awal tahun baru 2026 dengan total kunjungan mencapai 567.286 orang.
Jumlah kunjungan ini mengalami peningkatan 31 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, yang tercatat sebanyak 432.764 pengunjung selama 11 hari.
Advertisement
Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang menjelaskan, puncak kunjungan terjadi pada hari pertama tahun baru Kamis 1 Januari 2026, yang tercatat sebanyak 113.536 pengunjung.
"Tahun lalu 432.764 selama 11 hari. Jumlah ini meningkat 31 persen dari tahun sebelumnya," ujar Wahyudi saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026).
Selama masa libur mulai 23 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, jumlah pengunjung Ragunan juga bervariasi setiap hari. Pada 23 dan 24 Desember 2025, tercatat ada 13.772 dan 14.707 pengunjung.
"Angka ini melonjak menjadi 50.933 pada 25 Desember, kemudian menurun menjadi 27.753 pada 26 Desember sebelum kembali naik ke 48.545 pada 27 Desember," ucap Bambang.
Pada puncak libur Natal yakni 28 Desember 2025, terdapat 77.497 pengunjung. Setelah itu, jumlah pengunjung turun menjadi 15.311 pada 29 Desember.
"Jumlah kunjungan meningkat lagi menjadi 31.622 pada 30 Desember, lalu menurun menjadi 14.217 pada 31 Desember, sebelum akhirnya mencapai rekor tertinggi 113.536 pengunjung pada 1 Januari 2026," jelas Wahyudi.
Pengelola Ragunan Prioritaskan Penambahan Petunjuk Arah Kandang Satwa untuk Mudahkan Pengunjung
Sebelumnya, Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan (Jaksel) memprioritaskan penambahan petunjuk arah kandang satwa untuk memudahkan mobilitas pengunjung.
"Akan jadi prioritas kami untuk ke depan, terkait petunjuk arah satwa," ujar Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang saat dikonfirmasi di Jakarta, melansir Antara, Jumat (2/12/2025).
Dia mengatakan, pihaknya terus meningkatkan pelayanan untuk mengundang daya tarik lebih banyak pengunjung. Wahyudi menjelaskan, rencana perbaikan arah petunjuk kandang satwa itu pun diharapkan dapat memudahkan pencarian pengunjung serta meningkatkan edukasi mereka.
"Ke depannya akan kita perbaiki lagi," tegas dia.
Sebelumnya, sejumlah pengunjung meminta agar pengelola Taman Margasatwa Ragunan menambah petunjuk lokasi satwa untuk memudahkan mereka berkeliling dan mempelajari satwa.
"Antara spot ke spot sama yang lain itu agak jauh, ya. Iya, lumayan pegel juga jalannya," kata pengunjung bernama Saipuloh (36).
Dia beserta keluarganya mengaku pegal lantaran harus berjalan jauh untuk mencari satwa yang ingin ditemui. Kendati demikian, Saipuloh masih memilih Ragunan sebagai lokasi wisata keluarga karena suasananya yang adem dan harga tiket masuk yang terjangkau.
"Kesini sekalian anak ngajak liburan, mumpung libur sekolah," ujar warga Bogor itu.
Warga Edukasi kepada Anaknya
Senada, warga bernama Kiki (34) juga mengaku memilih Ragunan untuk memberikan edukasi kepada anaknya mengenai satwa.
"Buat ngenalin anak tentang binatang. Kalau Safari kan juga lumayan jauh, ya, jadi yang deket dulu deh," ungkap Kiki.
Dia pun mengaku tidak keberatan dengan kepadatan pengunjung di kebun binatang tersebut karena masih bisa menikmati suasana liburan.
Seperti diketahui, sebanyak 113.398 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan pada Tahun Baru 2026 untuk menikmati momen liburan bersama keluarga.
Selain itu, terdapat sebanyak 11.811 motor, 5.298 mobil, dan 67 bus yang memasuki area parkir tempat wisata tersebut. Tingginya angka kunjungan itu menunjukkan Ragunan masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur akhir tahun dan momen pergantian tahun baru.