Data Korban Banjir Sumatra per 1 Januari 2026: 1.157 Orang Meninggal Dunia

Sementara jumlah pengungsi dampak banjir Sumatra mencapai 300 ribu lebih.

oleh Tim NewsDiterbitkan 01 Januari 2026, 17:44 WIB
Berdasar informasi dari data bencana hidrometeologi siklon tropis senyar yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (4/12) malam, setidaknya terdapat 2.698 rumah warga di Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami kerusakan parah. Tampak foto udara yang diambil menggunakan drone ini menunjukkan wilayah yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Pulau Sumatra, Kamis 4 Desember 2025. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Liputan6.com, Jakarta - Upaya pencarian korban banjir bandang di tiga provinsi Pulau Sumatra terus dilakukan. Sementara data korban meninggal dunia dampak banjir sumatra per 1 Januari 2026 mencapai 1.157 .

"Har ini ada tiga jasad yang ditemukan di Aceh Utara, sehingga total rekapitulasi korban jiwa meninggal dunia dari 1.154 per kemarin, menjadi hari ini 1.157 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam konferensi pers update penanganan pascabencana di Sumatra melalui daring, Kamis (1/1).

Abdul Muhari menegaskan, upaya pencarian korban terus dilakukan hingga kini. BNPB menyampaikan duka cita untuk korban yang ditemukan meninggal dunia.

"Operasi pencarian masih terus dilakukan sampai kita mengupayakan jumlah korban atau daftar nama-nama yang masih masuk dalam daftar pencarian orang itu berkurang ke minimal mungkin," tegasnya.

Ratusan Ribu Orang Mengungsi

Dalam catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang mengakibatkan kerusakan sebanyak 2.800 unit rumah, 127 fasilitas umum, 62 gedung atau kantor, 54 fasilitas pendidikan, 40 fasilitas kesehatan, 33 rumah ibadah, dan dua jembatan. Tampak dalam foto, warga beristirahat sambil mencari sisa-sisa rumah mereka yang terkubur di bawah tumpukan pohon tumbang yang disapu banjir bandang, di desa Lintang Baru di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, pada Kamis 11 Desember 2025. (Aditya Aji/AFP)

Satu bulan lebih pascabanjir bandang menerjang, 380.360 jiwa masih mengungsi. Saat ini, sudah ada 1.050 Hunian Sementara (Huntara) yang siap ditempati.

"Sudah ada lebih kurang 1.050 huntara yang sebagian besar sudah siap huni bagi saudara-saudara kita di Aceh Tamiang dan di beberapa tempat lainnya," sebutnya.

Para korban terdampak bencana juga akan menerima beberapa santunan lainnya dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Isi dan santunan lainnya akan diterima oleh saudara kita juga nanti dari Kementerian Sosial juga ada santunan ekonomi dan santunan perabot rumah dan masih ada beberapa jenis dukungan lainnya yang akan diberikan oleh beberapa kementerian/lembaga untuk benar-benar bisa melakukan percepatan pemulihan ekonomi dan itu serta penghidupan saudara-saudara kita di daerah terdampak," katanya.

 

Reporter: Nur Habibie/merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya