Indeks Kehidupan Beragama 2025 Meningkat, Gen Z Tertinggi dalam Toleransi

Hasil survei menunjukkan dinamika positif, terutama pada kelompok Generasi Z (Gen Z) yang tercatat memiliki tingkat toleransi beragama tertinggi sekaligus kemampuan membaca Al-Qur’an terbaik dibanding generasi lainnya.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 31 Desember 2025, 15:07 WIB
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama bekerja sama dengan Alvara Strategic Research merilis hasil Survei Indeks Kualitas Kehidupan Beragama Umat Islam Tahun 2025.

Hasil survei menunjukkan dinamika positif, terutama pada kelompok Generasi Z (Gen Z) yang tercatat memiliki tingkat toleransi beragama tertinggi sekaligus kemampuan membaca Al-Qur’an terbaik dibanding generasi lainnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menyebut temuan tersebut sebagai capaian menggembirakan yang perlu dijadikan rujukan kebijakan ke depan.

“Secara resmi, rilis survei akan diumumkan pada Januari 2026. Terdapat banyak temuan terkait kehidupan beragama. Hasilnya cukup menggembirakan dan memberikan optimisme. Laporan ini idealnya menjadi acuan bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tanah air,” ujar Arsad di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, hasil survei ini sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah, khususnya penguatan sumber daya manusia dan kerukunan sosial. Ia menegaskan pentingnya menjaga capaian positif generasi muda dalam toleransi dan literasi keagamaan.

“Penguatan aspek yang sudah baik, seperti toleransi dan literasi kitab suci pada generasi muda, harus terus dikawal agar menjadi karakter permanen bangsa,” tegas Arsad.

Peneliti Alvara Strategic Research, Lilik Purwandi, menyebut Gen Z memiliki peran strategis sebagai motor menuju Indonesia Emas 2045. Survei mencatat sejumlah indikator yang memperkuat optimisme tersebut.

Pada indikator literasi Al-Qur’an, kemampuan membaca Al-Qur’an Gen Z tercatat tertinggi dengan indeks 56,29, melampaui Milenial (54,06), Generasi X (53,97), dan Baby Boomers (50,95). Pada indikator toleransi, Gen Z juga mencatat skor tertinggi dengan indeks pengamalan toleransi 79,65.

“Data ini menunjukkan Gen Z memiliki kedewasaan sikap yang luar biasa dalam menghargai perbedaan. Mereka adalah generasi yang paling menolak praktik persekusi atau pembubaran kegiatan keagamaan pihak lain,” kata Lilik.

 

Berapa Indeks Kualitas Kehidupan Beragama Umat Islam?

Survei juga mencatat potensi positif kehidupan beragama di wilayah perkotaan yang didominasi populasi muda. Meski indeks ibadah masyarakat urban (78,38) sedikit lebih rendah dibanding perdesaan (79,37), pemahaman keagamaan yang kuat dinilai menjadi modal spiritual penting ke depan.

Survei dilakukan secara nasional menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 1.208 responden Muslim di 34 provinsi melalui metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Margin of error survei 2,89 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Secara nasional, Indeks Kualitas Kehidupan Beragama Umat Islam 2025 berada pada angka 78,80 kategori tinggi, dengan dimensi Akhlak mencatat skor tertinggi, yakni 81,88.

Hasil survei diharapkan menjadi dasar penguatan pembinaan keagamaan yang relevan dengan karakter generasi muda agar penguatan toleransi dan literasi keagamaan berjalan seiring dengan peningkatan pengamalan ibadah secara berkelanjutan.

Infografis Gen Z Dominasi Penduduk Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya