Arsenal Dihantam Kabar Buruk, Mikel Arteta Bagikan Update Kondisi Declan Rice

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tak bisa memastikan apakah Declan Rice akan kembali memperkuat tim saat menghadapi Bournemouth.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 31 Desember 2025, 17:49 WIB
Declan Rice (kanan) berebut bola dengan Michael Kayode laga Arsenal vs Brentford di Emirates Stadium pada hari Kamis (04/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, belum bisa memastikan apakah Declan Rice akan kembali memperkuat tim saat menghadapi Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (4/1/2026) dini hari WIB mendatang.

Gelandang andalan The Gunners itu absen pada kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa di Emirates Stadium, Rabu (31/12/2025) dini hari WIB, karena masalah pada lututnya.

Rice sebenarnya baru saja tampil penuh selama 90 menit saat Arsenal menghadapi Brighton. Namun, laga tersebut meninggalkan dampak berupa pembengkakan di area lutut, yang memaksanya menepi pada pertandingan berikutnya.


Penjelasan Arteta Soal Rice

Mikel Arteta. Pelatih Arsenal asal Spanyol yang kini berusia 40 tahun ini menjadi pelatih termuda di Liga Inggris musim 2022/2023. Ia mulai menangani Arsenal pada 22 Desember 2019 menggantikan posisi pelatih caretaker Arsenal saat itu, Freddie Ljungberg. Sebelumnya Mikel Arteta menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City sejak 3 Juli 2016. Hingga 8 laga pada musim 2022/2023 ini Arsenal dibawanya menduduki puncak klasemen sementara dengan mengoleksi 21 poin dari hasil 7 kali menang dan 1 kali kalah. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Arteta mengungkapkan kondisi sang pemain memang menunjukkan perkembangan, tetapi belum cukup untuk memberi jaminan ia siap dimainkan dalam waktu dekat.

“Masih tergantung situasi. Pembengkakannya harus benar-benar turun agar dia bisa berfungsi normal. Hari ini belum memungkinkan. Ada progres, tapi kita lihat saja dalam beberapa hari ke depan,” ujar Arteta.

Absennya Rice tidak menghentikan laju Arsenal. Tanpa gelandang timnas Inggris itu, The Gunners justru tampil meyakinkan dan membalas kekalahan mereka sebelumnya dari Aston Villa dengan kemenangan besar. Hasil tersebut semakin mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris.

Kedalaman skuad Arsenal menjadi sorotan utama. Duet Mikel Merino dan Martin Zubimendi di lini tengah tampil solid. Zubimendi bahkan mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan dari Martin Odegaard, gol yang menjadi penanda dominasi Arsenal di laga tersebut.


Investasi Arsenal Beri Dampak

Empat gol Arsenal dicetak Gabriel Magalhaes pada menit 48, Martin Zubimendi menit 52, Leandro Trossard menit 69, dan Gabriel Jesus menit 78. Aston Villa hanya mampu membalas melalui Ollie Watkins pada menit 90+4. (AP photo/Alastair Grant)

Arteta menilai investasi klub pada bursa transfer musim panas mulai menunjukkan hasil. Banyaknya pemain berkualitas membuat Arsenal mampu mengatasi badai cedera di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat.

“Ini soal keyakinan dan energi. Para pemain sudah mengorbankan banyak hal. Kami bermain setiap dua setengah hari, jadwalnya sangat menuntut, lawan-lawan berat, ditambah cedera. Tapi mereka tetap menang, dan kemenangan membantu segalanya,” kata Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan seluruh pemain harus selalu siap berkontribusi, mengingat musim masih panjang dan tantangan belum berakhir. Meski menutup tahun dengan hasil impresif, fokus Arsenal langsung beralih ke laga berikutnya.

“Ini cara yang bagus untuk mengakhiri tahun. Kami akan menikmati waktu singkat bersama keluarga, tapi setelah itu kami kembali bekerja. Kami harus pergi ke Bournemouth, dan kami tahu betul apa artinya laga tersebut,” pungkas Arteta.

Dengan kondisi Declan Rice yang masih tanda tanya, Arsenal tampaknya kembali mengandalkan kekuatan kolektif demi menjaga konsistensi di puncak klasemen.

Sumber: Mirror


Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya