2 Januari 1971: 66 Tewas Terinjak Saat Penonton Celtic-Rangers Tinggalkan Ibrox Park

Kejadian ini menyebabkan duka yang mendalam bagi warga Skotlandia.

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 02 Januari 2026, 06:00 WIB
ilustrasi Sepak Bola (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Edinburgh - Pertandingan rival Old Firm antara Celtic dan Rangers di Stadion Ibrox Park, Glasgow, Skotlandia, meninggalkan momen menyedihkan akibat kerumunan saat ribuan penonton meninggalkan stadion, yang menewaskan sebanyak 66 korban pada 2 Januari 1971.

Insiden tersebut berlangsung di tangga 13 yang menjadi salah satu akses keluar utama stadion. Menurut laporan awal menyebutkan bahwa kecelakaan yang menyebabkan korban tewas bermula ketika ratusan pendukung Rangers mulai meninggalkan stadion lebih awal karena mengira Celtic telah menang dalam pertandingan sepak bola ini, seperti yang dikutip dari laman BBC, Jumat (2/1/2026).

Hasil kemenangan dari skor keduanya dikabarkan seimbang. Pemain dari Celtic, Jimmy Johnstone, mencetak gol hanya satu menit sebelum pertandingan berakhir. Namun, pada masa penambahan waktu, Colin Stein dari Rangers juga mencetak gol yang mana keduanya mendapatkan skor seimbang, membuat pecahnya sorakan memenuhi stadion.

Menurut saksi mata di tempat kejadian terjadi, para pendukung Rangers yang telah menuruni tangga lebih dulu berusaha untuk kembali naik setelah mendengar sorakan tersebut. Sedangkan sejumlah penonton lain yang juga ingin keluar langsung bertabrakan yang menyebabkan kepadatan ekstrem hingga banyak orang yang terjatuh.

Salah satu korban yang selamat mengatakan bahwa dirinya juga benar-benar kesulitan dan terjebak dalam kerumunan itu.

"Semua orang berjuang untuk keluar, sesak napas (seperti) sedang berjuang untuk bertahan hidup," ujar salah satu korban selamat.

 

Tim Penyelamat Kesulitan Evakuasi Korban

Ilustrasi ambulans. (Photo by Yassine Khalfalli on Unsplash)

Tim penyelamat yang tiba di lokasi dalam hitungan menit mengalami kesulitan untuk menembus orang-orang yang saling terhimpit. Upaya evakuasi pun berlangsung dengan teriakan yang meminta keluar, tetapi kondisi di tangga yang sempit dan sesak membuat proses penyelamatan berjalan lambat.

Seorang pria yang berhasil selamat menggambarkan detik-detik tragedi ini. Saat itu, semuanya tiba-tiba berhenti di tangga yang saling berdesakkan. Banyak orang di belakang terus maju yang menimbulkan kerumunan di tangga terjatuh ke tanah karena mereka saling menarik dan mendorong.

Dalam sekitar 10 hingga 15 menit terjebak, ia berhasil ditarik keluar oleh seorang polisi dan segera dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. Lalu korban tewas sebanyak 66 orang mendapatkan perhatian dari Menteri Dalam Negeri Skotlandia, Alick Buchanan-Smith, yang menekankan bahwa penyelidikan akan segera mengungkap penyebab tragedi ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya