Real Madrid: Di Balik Keputusan Los Blancos Batal Kejar Bek Liverpool

Real Madrid batal mengejar bek Liverpool Ibrahima Konate setelah laporan Juni Calafat menilai ada risiko performa dan konsistensi.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 Desember 2025, 00:47 WIB
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham (tengah) berebut bola dengan bek Liverpool, Ibrahima Konate (kiri) dalam pertandingan sepak bola fase liga Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 4 November 2025. (Paul ELLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid sempat berada di ambang kesepakatan untuk merekrut bek Liverpool, Ibrahima Konate, pada bursa transfer terbaru. Dalam periode itu, Los Blancos melihat peluang besar karena kontrak sang pemain mendekati akhir dan ketertarikannya ke Santiago Bernabeu cukup kuat.

Situasi tersebut memberi gambaran bahwa langkah klub ibu kota Spanyol itu akan berjalan mulus. Namun, proses akhirnya berhenti total setelah evaluasi internal yang menentukan arah kebijakan rekrutmen.

Keputusan tersebut tidak lahir dari pertimbangan singkat. Ada laporan teknis mendalam yang mengubah pandangan klub terhadap profil sang bek.


Peran Kunci Juni Calafat di Balik Keputusan Real Madrid

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois (kiri) menangkap bola di depan pemain Liverpool, Ibrahima Konate laga final Liga Champions antara Liverpool melawan Real Madrid yang berlangsung di Stade de France, Saint Denis, Sabtu, 28 Mei 2022 waktu setempat. (AP/ Kirsty Wigglesworth)

Juni Calafat memegang peranan penting dalam proses ini sebagai kepala pemandu bakat Real Madrid. Reputasinya terbentuk lewat keberhasilan menemukan Federico Valverde, Raphael Varane, dan Vinicius Junior pada fase awal karier mereka.

Dalam laporan akhir terkait Konate, Calafat menyajikan penilaian yang berbeda dari ekspektasi awal. Ia mengakui keunggulan fisik sang pemain, tetapi menilai konsistensi dan fokusnya masih bermasalah.

Catatan tersebut menyertakan risiko kesalahan fatal yang berpotensi merugikan tim. Istilah “kesalahan serius” dalam laporan itu dinilai tidak sejalan dengan standar klub.

Rekomendasi itu kemudian diteruskan kepada jajaran pengambil keputusan. Akan tetapi, laporan tersebut cukup kuat untuk mengubah arah strategi klub secara keseluruhan.


Dampak pada Strategi Transfer Real Madrid

Presiden Real Madrid, Florentino Perez. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Setelah laporan diserahkan, manajemen Real Madrid memilih menghentikan pendekatan terhadap Konate. Keputusan ini juga mendapat persetujuan dari presiden Florentino Perez setelah mempertimbangkan risiko jangka panjang.

Langkah mundur tersebut terjadi di tengah kegagalan klub mengamankan target bek lain. Los Blancos sebelumnya juga tidak berhasil menyelesaikan negosiasi dengan Marc Guehi dan Dayot Upamecano meski proses berjalan cukup lama.

Kondisi ini memaksa klub melakukan evaluasi ulang terhadap pendekatan di pasar pemain bebas transfer. Namun, manajemen menilai ada indikasi beberapa pemain memanfaatkan ketertarikan klub untuk meningkatkan posisi tawar mereka.

Sebagai respons, kebijakan transfer kini dibuat lebih ketat dan selektif. Fokus diarahkan pada profil yang benar-benar sesuai kebutuhan teknis dan mentalitas tim, memastikan setiap rekrutan memberi dampak nyata, bukan sekadar peluang ekonomis.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya