Milan vs Verona: Rating Pemain Rossoneri, Nkunku MOTM dan Pulisic Efisien

Milan vs Verona berakhir 3-0. Simak rating pemain Rossoneri, performa Nkunku sebagai MOTM, dan efisiensi Pulisic di Liga Italia.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 28 Desember 2025, 23:47 WIB
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dengan pemain AC Milan, Christian Pulisic, usai ditarik keluar pada laga Serie A antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Laga Milan vs Verona menjadi panggung kemenangan meyakinkan AC Milan di San Siro pada pekan ke-17 Liga Italia 2025/2026. Rossoneri menuntaskan laga dengan skor 3-0 berkat kontribusi lini serang yang efektif dan kontrol permainan yang stabil.

Hasil laga Milan vs Verona ini juga menandai pecah telur Christopher Nkunku di Liga Italia lewat dua golnya. Christian Pulisic melengkapi pesta tuan rumah dengan satu gol yang datang pada momen krusial sebelum jeda.

Dari sudut pandang performa individu, kemenangan di laga Milan vs Verona menghadirkan catatan menarik soal konsistensi, efisiensi, dan peran kreator. Berikut rating pemain Rossoneri berdasarkan kontribusi mereka sepanjang laga.


Milan vs Verona: Lini Belakang Stabil Tanpa Tekanan Berlebih

AC Milan meraih kemenangan 3-0 atas Hellas Verona pada laga pekan ke-17 Serie A di San Siro, Minggu (28/12/2025) malam WIB. Dua dari tiga gol Milan disumbangkan Christopher Nkunku. (AFP/Piero CRUCIATTI)

Mike Maignan mengakhiri laga dengan nilai 6 setelah melakukan beberapa intervensi penting, termasuk mengamankan satu-satunya tembakan tepat sasaran Verona. Distribusi bola dengan kaki berjalan cukup rapi, tetapi kontribusinya tidak melampaui standar normal.

Fikayo Tomori juga meraih nilai 6 berkat tugas defensif dasar yang terselesaikan dengan baik. Ia membantu fase build-up dengan dorongan ke depan, tapi intensitas laga tidak menuntut performa ekstra.

De Winter mendapat nilai 5,5 karena terlihat kurang meyakinkan di beberapa momen. Ia kerap memilih opsi aman dan sempat kesulitan memaksimalkan peluang saat membantu serangan.

Strahinja Pavlovic tampil solid dengan nilai 6 meski sempat kehilangan bola di babak pertama. Bek asal Serbia ini memenangkan banyak duel dan berani melakukan tusukan khasnya ke area lawan.


Milan vs Verona: Kontrol dan Kreativitas Lini Tengah

Pemain AC Milan, Luka Modric, berjabat tangan dengan pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, usai ditarik keluar pada laga Liga Italia antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Alexis Saelemaekers mencatat nilai 6 setelah bekerja keras sepanjang sisi sayap. Umpannya belum optimal, tetapi kontribusi energinya membantu keseimbangan tim.

Ruben Loftus-Cheek juga memperoleh nilai 6 dengan mobilitas tinggi di sisi kanan. Ia membuka ruang lewat lari-lari agresif, tapi keputusan di sepertiga akhir masih perlu peningkatan.

Luka Modric menjadi motor permainan dengan nilai 7 berkat distribusi dan inisiatif menyerang. Aksinya menciptakan gol ketiga lewat tembakan yang berujung tap-in Nkunku menunjukkan kelasnya.

Adrien Rabiot mengantongi nilai 7 karena pergerakannya yang selalu tersedia di berbagai area. Assist untuk Pulisic dan perannya dalam proses penalti menegaskan pengaruhnya.

Davide Bartesaghi dinilai 6 setelah menyeimbangkan tugas bertahan dan menyerang. Umpan silang serta sepak pojoknya belum maksimal, tetapi tugas dasar terpenuhi.


Milan vs Verona: Lini Depan dan Pemain Pengganti

AC Milan meraih kemenangan 3-0 atas Hellas Verona pada laga pekan ke-17 Serie A di San Siro, Minggu (28/12/2025) malam WIB. Dua dari tiga gol Milan disumbangkan Christopher Nkunku. (AFP/Piero CRUCIATTI)

Christian Pulisic tampil efisien dengan nilai 7,5 setelah mencetak gol dari peluang pertamanya. Ia aktif menggerakkan serangan hingga digantikan, dan golnya memberi dampak psikologis besar.

Christopher Nkunku meraih nilai 7,5 sekaligus Man of the Match (MOTM). Ia memenangi penalti, mencetak dua gol, dan menunjukkan kesadaran ruang yang tinggi.

Dari bangku cadangan, Jashari dan Ricci sama-sama mendapat nilai 6 berkat kerja keras serta duel yang efektif. Fofana, Athekame, dan Odogu tidak mendapat penilaian karena menit bermain terbatas.

Sumber: Sempre Milan


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya