Polisi Catat Peningkatan Volume Kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, Capai 250 Unit per Menit

Polres Cianjur mencatat peningkatan volume kendaraan yang melintas di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur, yang didominasi kendaraan bernomor polisi Jabodetabek dengan jumlah mencapai 250 unit kendaraan roda empat per menit.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 26 Desember 2025, 21:21 WIB
Petugas Polres Cianjur, Jawa Barat,mempercepat sistem satu arah di kawasan Puncak Pass guna mengantispasi macet akibat meningkatnya volume kendaraan pada libur panjang akhir tahun, Jumat (26/12/2025). (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Resor atau Polres Cianjur, Jawa Barat mencatat peningkatan volume kendaraan yang melintas di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur, yang didominasi kendaraan bernomor polisi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dengan jumlah mencapai 250 unit kendaraan roda empat per menit.

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ika Cakra, seiring meningkatnya volume kendaraan, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Bogor mempercepat sistem satu arah menuju Cianjur dari Bogor guna mengantisipasi kemacetan.

"Jumat pagi diberlakukan sistem satu arah dari Bogor ke Cianjur karena volume kendaraan mulai meningkat. Selang satu jam, jalur kembali dibuka normal dari kedua arah dan hal yang sama dilakukan pada petang melihat situasi," ujar Ika Cikra, melansir Antara, Jumat (26/12/2025).

Dia menjelaskan, meningkatnya volume kendaraan pada saat libur panjang akhir tahun sudah terjadi sejak Kamis 25 Desember 2025 dengan rata-rata per menit jumlah kendaraan roda empat mencapai 250 unit lebih dan lebih dari 500 unit kendaraan roda dua dengan tujuan destinasi wisata di Puncak-Cipanas.

Polisi menyiapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas, termasuk mengarahkan pengendara ke sejumlah jalur alternatif guna menghindari terjadinya antrean panjang di jalur utama yang dapat menyebabkan macet total.

"Dibandingkan hari sebelumnya, volume kendaraan yang melintas per menit jenis roda empat sekitar 50–70 unit dan sepeda motor di angka 150–200 unit," ucap Ika.

 

Puluhan Petugas Berjaga di Pos Pengamanan

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan panjang menuju jalur Puncak, Gadog, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/5/2022). Libur panjang Hari Raya Waisak menyebabkan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak terpantau padat. (merdeka.com/Arie Basuki)

Ika mengatakan, puluhan petugas di masing-masing pos pengamanan melakukan pagar betis, terutama di jalur menuju destinasi wisata, seperti pertigaan Hanjawar, Cibodas dan Pasar Cipanas, guna memastikan arus kendaraan dapat melintas dengan aman dan nyaman tanpa macet.

"Kami juga menyiapkan sejumlah rekayasa arus ketika terjadi antrean panjang kendaraan termasuk sistem satu arah menuju Bogor dan seterusnya pada petang, dimana laju kendaraan tersendat dengan ekor antrean memanjang," kata dia.

Ika mengimbau pengguna jalan untuk tertib dan bersabar saat rekayasa lalu lintas diberlakukan dan tidak saling mendahului agar pengaturan berjalan lancar sehingga tidak sampai terjadi macet total.

Selama libur panjang akhir tahun, pihaknya berupaya agar arus lalulintas tetap berjalan lancar tanpa macet dengan mengimbau pengendara mematuhi aturan lalulintas dan mendengarkan anjuran petugas.

"Pengguna jalan jangan melambung karena malas mengantri saat situasi lalu lintas padat sehingga dapat menyebabkan macet, berlibur aman ikuti aturan dan anjuran petugas," tandas Ika.

 

Hari H Natal 2025, Arus Lalu Lintas via Gerbang Tol Ciawi ke Puncak Alami Peningkatan

Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Ciawi menuju wilayah Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Antara)

Sebelumnya, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat peningkatan lalu lintas (lalin) yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 menuju arah ke Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Hari H perayaan Natal 2025.

"Tercatat masih terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju arah Puncak Bogor yang terdistribusi melalui GT Ciawi 1," ujar Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Jumat (2/612/2025).

Rivan menambahkan, total tercatat sebanyak 40.185 kendaraan atau naik 12,91 persen dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 35.590 kendaraan.

"Sedangkan volume lalu lintas lainnya menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui GT Cengkareng, menuju Tangerang melalui GT Benda Utama, dan menuju Merak melalui GT Cikupa tercatat lebih rendah dibandingkan lalu lintas harian normal," ucap dia.

Rivan mengatakan, Jasa Marga melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 berkomitmen untuk mempersiapkan layanan yang prima selama libur panjang akhir tahun, khususnya pada masa puncak libur perayaan Nataru 2025/2026, baik dari sisi operasi, transaksi, maupun layanan preservasi.

Rivan memastikan kesiapan layanan operasional di seluruh ruas tol yang dikelola, khususnya pada ruas-ruas tol menuju destinasi wisata, seiring dengan meningkatnya arus lalu lintas pada periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

 

Siapkan Langkah-Langkah Strategis

Arus kendaraan arah Jakarta saat melintas di Tol Jagorawi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/1/2022). Sebanyak 137 ribu kendaraan masuk dari GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama (arah Timur), GT Cikupa (arah Barat), dan GT Ciawi (arah Selatan). (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Menurut Rivan, Jasa Marga telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode libur panjang akhir tahun, katanya, menegaskan.

"Jasa Marga berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan operasional yang optimal, terutama pada ruas tol menuju kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan," ucap dia.

"Seluruh kesiapan telah kami pastikan, baik dari sisi operasional layanan, sumber daya manusia, hingga dukungan teknologi digital guna memastikan mobilitas nasional yang aman dan lancar," sambung Rivan.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.

"Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar," tutup Rivan.

Infografis Titik Rawan Macet di Jalur Puncak Saat Libur Nataru. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya