Liputan6.com, Sukabumi - Seorang kusir delman berinisial R, yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sepeda motor, berhasil ditangkap dan jadi bulan-bulanan warga di Jalan Prana, Cikole, Kota Sukabumi. Kejadian itu pun beredar dan viral di media sosial.
Video itu memperlihatkan kondisi sebuah delman berhenti dengan kuda penarik delman yang terkapar di tengah jalan.
Advertisement
Kapolsek Cikole Resor Sukabumi Kota, Kompol Ma’ruf Moerdianto menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Rabu (24/12/2025) malam. Bermula dari kecurigaan FS, seorang pedagang di kawasan Jalan RE Martadinata.
Saat sedang berjualan, FS melihat sosok pria yang ciri-cirinya identik dengan pelaku curanmor yang terekam kamera CCTV saat menggasak motor milik korban berinisial AS beberapa waktu lalu.
“Tanpa membuang waktu, saksi langsung melakukan pengejaran terhadap pria mencurigakan tersebut,” ungkap Kompol Ma'ruf dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).
Pelarian R terhenti tepat di depan Rumah Dinas Wakil Kepala Setukpa Lemdiklat Polri, setelah anggota piket jaga di lokasi tersebut dengan sigap membantu saksi melakukan penghadangan.
“Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berkat kesigapan warga dan bantuan anggota yang sedang berjaga di pos penjagaan Rumah Dinas Waka Setukpa,” jelasnya.
Pelaku Mengakui Perbuatannya
Setelah diinterogasi di tempat, R akhirnya mengakui bahwa dirinya adalah orang yang mencuri sepeda motor milik AS. Berdasarkan laporan kepolisian, korban mengalami kerugian mencapai Rp6 juta akibat pencurian tersebut.
Saat ini, R telah dibawa ke Mapolsek Cikole untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi kini tengah mendalami apakah pelaku merupakan bagian dari sindikat curanmor yang sering beraksi di wilayah Sukabumi Kota.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian saksi dan peran aktif masyarakat. Sinergi seperti inilah yang kami harapkan untuk menjaga kondusifitas wilayah,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga kembali mengingatkan para pemilik kendaraan untuk selalu menggunakan kunci ganda dan tetap waspada, terutama saat memarkirkan kendaraan di area publik.