Ada Hari Apa Saja yang Diperingati Setiap Tahunnya pada 26 Desember? Yuk Simak!

Tanggal 26 Desember diperingati dengan beragam momentum bermakna, berbagai perayaan pasca Raya Natal. Selain itu ada hari apa lagi?

oleh Rio Ferdinand Muhammad Eka PutraDiterbitkan 26 Desember 2025, 06:30 WIB
Gempa tersebut memicu tsunami besar di wilayah pesisir Sumatera, Indonesia menewaskan ratusan ribu orang di belasan negara. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Setiap tanggal 26 Desember diperingati di berbagai negara sebagai momentum refleksi kemanusiaan, solidaritas sosial, serta pengingat atas peristiwa bersejarah dan tradisi keagamaan yang memiliki dampak luas.

Tanggal ini tidak hanya berkaitan dengan perayaan pasca-Natal, tetapi juga sarat makna kemanusiaan dan kepedulian global. Berikut rangkuman sejumlah peringatan penting yang jatuh pada 26 Desember.

Pada momen hari Jumat (26/12/2025) ini, Indonesia memperingati Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI), yang ditetapkan untuk mengenang dedikasi dan pengorbanan relawan PMI, khususnya dalam penanganan bencana Tsunami Aceh 2004.

Peringatan ini menjadi bentuk penghormatan atas peran relawan dalam misi kemanusiaan tanpa pamrih, sekaligus pengingat pentingnya solidaritas dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Selain peringatan nasional dan kemanusiaan di Indonesia, 26 Desember juga diperingati di berbagai belahan dunia dengan makna budaya dan keagamaan yang beragam. Salah satunya adalah Hari Permen Tongkat Nasional, yang populer di sejumlah negara Barat. 

Di Afrika Selatan, tanggal ini diperingati sebagai Day of Goodwill atau Hari Kebaikan. Sementara itu, di sejumlah negara Persemakmuran seperti Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru, 26 Desember dikenal sebagai Boxing Day. 

Dari sisi keagamaan, umat Kristen Ortodoks di Yunani dan sejumlah negara Eropa Timur memperingati Sinaksis Bunda Maria pada tanggal ini. 

Berikut sederet peringatan yang jatuh pada tanggal 26 Desember setiap tahunnya dihimpun Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:

Hari Relawan Palang Merah Indonesia

Potret Komeng jadi relawan di Padang, hibur korban banjir dengan canda khasnya. [IG: @pmi_kab_agam]

Dilansir oleh Liputan6.com dari laman resmi Palang Merah Indonesia (PMI), Hari Relawan PMI diperingati setiap 26 Desember sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi relawan PMI, terutama yang berperan besar dalam penanganan bencana Tsunami Aceh 2004.

Pemerintah menetapkan peringatan ini pada 26 Desember 2005, tepat setahun setelah tragedi tersebut.

Palang Merah Indonesia sendiri resmi berdiri pada 17 September 1945 di bawah kepemimpinan Drs. Mohammad Hatta.

PMI memperoleh pengakuan internasional dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada 15 Juni 1950 dan hingga kini menjadi organisasi kemanusiaan yang sah berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018.

Hingga 2019, PMI telah hadir di seluruh provinsi Indonesia dengan hampir 1,5 juta relawan, yang bertugas memberikan bantuan kemanusiaan tanpa diskriminasi, sesuai prinsip Konvensi Jenewa.

Mengenang 21 Tahun Tsunami Aceh

Ilustrasi Bencana Tsunami Credit: pexels.com/George

Dilansir oleh Liputan6.com dari Wikipedia, Aceh memperingati 21 tahun peristiwa Tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004, tepatnya pada tanggal yang sama di tahun 2025.

Hari ini juga menjadi hari duka nasional untuk mengenang gempa bumi dan tsunami Aceh 2004, yang terjadi pukul 07.58 WIB dengan kekuatan Mw 9,1–9,3. Bencana ini menewaskan sekitar 227 ribu jiwa di 14 negara, dengan Indonesia sebagai negara paling terdampak.

Tragedi tersebut tercatat sebagai bencana alam paling mematikan abad ke-21, sekaligus gempa terkuat ketiga dalam sejarah modern dunia.

Peringatan tahunan ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana, kesiapsiagaan masyarakat, dan solidaritas global dalam menghadapi risiko alam.

Boxing Day atau Hari Kedua Natal

Sinterklas biru memegang bola sebelum dimulainya pertandingan Premier League Inggris antara Everton dan Chelsea di Goodison Park, Liverpool, Inggris barat laut, pada 22 Desember 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, di sejumlah negara seperti Inggris, Australia, Kanada, dan Selandia Baru, tanggal 26 Desember dikenal sebagai Boxing Day.

Awalnya, Boxing Day merupakan tradisi pemberian hadiah kepada pelayan rumah tangga dan kaum miskin setelah Hari Natal.

Seiring waktu, Boxing Day berkembang menjadi hari libur yang identik dengan belanja besar-besaran, olahraga, dan kegiatan rekreasi. Di Inggris, Boxing Day juga terkenal dengan pertandingan sepak bola, pacuan kuda, dan berbagai acara olahraga lainnya.

Hari Kebaikan Hati

Sigmund Freud quotes about love. (Photo: Freepik)

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, di Afrika Selatan, tanggal 26 Desember diperingati sebagai Day of Goodwill atau Hari Kebaikan Hati, yang merupakan hari libur nasional.

Peringatan ini menggantikan Boxing Day sejak tahun 1994 sebagai simbol pemutusan hubungan dengan masa lalu kolonial.

Hari ini dimaknai sebagai lanjutan semangat Natal dengan fokus pada kegiatan amal, kerja sukarela, kebersamaan keluarga, serta aktivitas luar ruang, mengingat Desember merupakan musim panas di Afrika Selatan.

Hari Permen Tongkat

Resep Kue Candy Cane, Manis dan Cantik untuk Hidangan Natal Spesial | copyright ChatGPT/AI

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, tanggal 26 Desember juga diperingati sebagai Hari Permen Tongkat Nasional.

Permen khas berbentuk tongkat ini berasal dari Jerman abad ke-17 dan awalnya dibuat melengkung untuk melambangkan tongkat gembala, sebelum populer secara luas di Amerika Serikat.

Kini, permen tongkat menjadi salah satu simbol ikonik musim liburan Natal yang menghiasi pohon Natal dan berbagai perayaan akhir tahun.

Hari Sinaksis Bunda Maria

Lukisan Bunda Maria karya Giovanni Battista Salvi da Sassoferrato. Dok: Wikicommon

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, dalam tradisi Gereja Ortodoks, tanggal 26 Desember diperingati sebagai Sinaksis Bunda Maria, khususnya di Yunani, dan menjadi hari libur nasional. Perayaan ini didedikasikan untuk menghormati Perawan Maria (Theotokos), ibu Yesus Kristus.

Sinaksis Bunda Maria dirayakan sehari setelah Natal sebagai bentuk penghormatan terhadap peran Maria dalam peristiwa kelahiran Yesus. Tradisi ini telah berlangsung sejak abad ke-4 dan menjadi bagian penting dalam kalender liturgi Gereja Ortodoks.

Infografis Titik Rawan Macet di Jalur Puncak Saat Libur Nataru. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya