Malam Natal ala Sir Alex Ferguson: Tradisi Hangat yang Mengikat Kekeluargaan di Manchester United

Sir Alex Ferguson punya tradisi Natal unik di Manchester United. Dari menyajikan makanan hingga membangun rasa persaudaraan di ruang ganti.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 24 Desember 2025, 22:31 WIB
Sir Alex Ferguson, eks manajer Manchester United. (Dok. manutd.com)

Liputan6.com, Jakarta - Sir Alex Ferguson bukan sekadar manajer tersukses dalam sejarah Manchester United. Ia juga dikenal sebagai figur yang membangun budaya klub dengan detail-detail sederhana namun bermakna, seperti saat merayakan Natal.

Di balik ketegasan dan standar tinggi yang ia terapkan, Ferguson menyimpan sisi humanis. Salah satunya terlihat jelas dalam tradisi Natal yang ia jaga selama bertahun-tahun di Old Trafford.

Tradisi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan skuad. Natal tak sekadar momen libur, tetapi juga waktu memperkuat ikatan antarpemain.

Kisah tersebut kembali mencuat lewat pengakuan mantan striker MU, Dimitar Berbatov. Ia mengungkap sisi lain dari sosok legendaris asal Skotlandia itu.


Natal dengan Nuansa Persaudaraan

kata kata ucapan natal terbaik ©Ilustrasi dibuat Stable Diffusion

Sir Alex Ferguson memiliki kebiasaan khusus setiap Hari Natal. Ia dan staf pelatih turun langsung melayani para pemain di kantin klub.

Menurut Berbatov, momen tersebut selalu terasa istimewa. Para pemain berlatih lebih dulu sebelum menikmati makan malam Natal bersama di Carrington.

"Kami akan berlatih kemudian setelah itu pergi ke kantin untuk makan malam Natal dan Sir Alex dan staf akan menyajikan makanan kepada kami," kata Berbatov dikutip dari MEN Sport.

"Itu adalah tradisi yang menyenangkan, kami semua merasa seperti persaudaraan sebagai sebuah tim dan itu adalah hal yang baik untuk dimiliki. Kami akan bercanda dan saling menggoda, manajer menyajikan makanan untuk liburan, semuanya menyenangkan."


Disiplin Tetap Nomor Satu

Dimitar Berbatov dari Manchester United merayakan gol pertamanya dari titik penalti dalam pertandingan Legends of the North antara Manchester United Legends dan Liverpool Legends di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 21 Mei 2022. (Lindsey Parnaby/AFP)

Meski suasana Natal penuh kehangatan, disiplin tetap menjadi prinsip utama Ferguson. Ia tidak pernah mengendur soal profesionalisme pemain. Apalagi, di Premier League, Natal identik dengan pertandingan, bukan libur panjang.

"Sebagai seorang pesepakbola, Natal berarti lebih banyak pertandingan dan jika Anda beruntung dan tim Anda bermain bagus, itu berarti lebih banyak kemenangan, lebih banyak gol, dan lebih banyak perayaan," kata Berbatov.

"Ketika kami pulang, kami juga akan makan malam Natal, tetapi Anda harus memperhatikan dan mengawasi apa yang Anda makan karena Anda baru saja bermain."

"Anda tidak ingin Sir Alex marah kepada Anda jika Anda kalah dalam pertandingan atau berat badan Anda bertambah," ucap Berbatov.

Sumber: MEN Sport


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya