Liputan6.com, Jakarta - Antoine Semenyo dikabarkan telah menentukan arah kariernya. Winger andalan Bournemouth itu disebut lebih memprioritaskan kepindahan ke Manchester City, meski tengah menjadi rebutan sejumlah klub besar Liga Inggris pada bursa transfer Januari mendatang.
Pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki klausul rilis senilai 65 juta poundsterling yang berlaku hingga 10 Januari, setelah ia menandatangani kontrak baru bersama Bournemouth pada Juli lalu. Situasi ini membuat banyak klub papan atas Inggris bergerak cepat untuk mengamankan jasanya.
Advertisement
Selain Manchester City, Semenyo juga menarik minat Manchester United, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham. Namun, laporan menyebutkan sang pemain lebih tertarik merapat ke Etihad Stadium dan bekerja di bawah arahan Pep Guardiola. Pembicaraan antara Bournemouth dan City bahkan diyakini sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Performa Semenyo
Performa impresif Semenyo musim ini menjadi alasan utama tingginya minat tersebut. Ia saat ini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ketiga di Premier League, hanya kalah dari Erling Haaland (19 gol) dan striker Brentford Igor Thiago (11 gol).
Bersama Bournemouth, Semenyo telah mengoleksi delapan gol dan tiga assist dari 16 penampilan liga, kontribusi signifikan bagi tim asuhan Andoni Iraola yang kini berada di peringkat ke-15 klasemen.
Keunggulan Semenyo bukan hanya pada produktivitas, tetapi juga fleksibilitas bermain di berbagai posisi lini depan. Kombinasi kualitas, usia matang, serta klausul rilis yang jelas membuatnya menjadi salah satu komoditas panas di bursa transfer musim dingin.
Klub Peminat Semenyo
Liverpool disebut turut memantau situasi Semenyo, terlebih kondisi lini serang mereka sedang tidak ideal. Mohamed Salah harus absen karena Piala Afrika, sementara Alexander Isak mengalami cedera patah kaki yang membuatnya menepi cukup lama.
Tottenham juga menunjukkan ketertarikan, meski kabarnya Semenyo telah menolak pendekatan dari kubu London Utara tersebut. Chelsea sempat melakukan penjajakan, namun akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi.
Keputusan Chelsea tak lepas dari belanja besar mereka di sektor serang pada musim panas lalu. Klub asuhan Enzo Maresca itu telah mendatangkan sejumlah nama seperti Alejandro Garnacho, Jamie Gittens, Estevao, Liam Delap, dan Joao Pedro, sehingga kebutuhan akan penyerang baru tidak lagi mendesak.