Pertamina Patra Niaga Tambah Stok BBM dan Armada Distribusi Antisipasi Cuaca Ekstrem Nataru

Antisipasi cuaca ekstrem, BPH Migas dan Pertamina pastikan stok BBM di wilayah kepulauan aman selama Nataru 2025. Kapal perang KRI TNI AL disiagakan.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 22 Desember 2025, 20:10 WIB
Pertamina jamin stok BBM dan LPG aman jelang Natal dan Tahun Baru. (Dok. Pertamina)

Liputan6.com, Jakarta - Demi mengantisipasi potensi cuaca buruk yang dapat mengganggu distribusi energi selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Komite BPH Migas yang juga Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Nataru 2025/2026, Erika Retnowati, menyampaikan kesiapan Pertamina dalam menjaga pasokan BBM, khususnya di wilayah kepulauan.

Erika mengatakan, Pertamina telah melakukan langkah antisipatif dengan menambah pasokan BBM lebih awal di sejumlah wilayah rawan gangguan distribusi. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan energi tetap aman selama periode Nataru.

“Jadi kami juga selalu mengingatkan dan teman-teman Pertamina juga sudah siap sepertinya ya, khususnya misalnya di pulau-pulau yang kemungkinan terkendala dengan cuaca buruk. Nah itu mereka melakukan build up stock, artinya stocknya itu sudah ditambah sebelum-sebelumnya dari sekarang. Dari yang biasanya berapa itu ditambah gitu ya,” ujar Erika dalam Konferensi Pers usai meninjau SPBU 7494116 di Jl. Prof. Moh. Yamin, Tatura Utara, Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (22/12/2025).

Selain penguatan stok, kata Erika, dukungan distribusi juga diperkuat melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM tetap berjalan meski kondisi laut tidak memungkinkan kapal reguler untuk bersandar.

“Dan juga ada kerjasama tadi baru disampaikan dengan KRI ya, Kapal Republik Indonesia. Jadi kalau misalnya kapal kita nggak bisa merapat, kalau KRI kan kapalnya besar-besar ya, artinya mereka akan bisa menembus misalnya ombak yang tinggi, seperti itu. Sudah ada kerjasama dari teman-teman dari Pertamina,” katanya.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapan Posko Nasional Sektor ESDM dalam memonitor dan memastikan kelancaran pasokan energi selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

 

Penambahan Armada

Mobil pengisi bahan bakar minyak (BBM) memasuki Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Selasa (1/11). Meski ada aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki (AMT), di lokasi masih ada mobil-mobil tangki milik Pertamina yang beroperasi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Pada kesempatan yang sama, Region Manager Retail Sales Sulawesi Pertamina Patra Niaga, Mardian, mengatakan Pertamina juga melakukan antisipasi peningkatan konsumsi BBM dengan menambah armada mobil tangki selama masa Satuan Tugas (Satgas) Nataru.

Penambahan armada tersebut dilakukan seiring proyeksi kenaikan konsumsi gasoline dan solar di wilayah Sulawesi, termasuk Sulawesi Tengah.

“Jadi kenaikan stok dan konsumsi BBM di SPBU didukung oleh adanya penambahan armada Mobil Tangki BBM sehingga distribusi BBM di wilayah Sulawesi Tengah dapat berjalan dengan lancar”, Ujar Mardian.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapan sektor ESDM dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di tengah potensi cuaca buruk selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya