Konsumsi Pertalite Cs saat Nataru Diprediksi Naik 3,5%

dengan konsumsi harian normal saat ini, pembelian konsumsi BBM jenis bensin seperti Pertalite dan Pertamax diprediksi akan meningkat hingga 3,2 persen.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 22 Desember 2025, 16:30 WIB
Petugas melakukan pengisian bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Kamis (30/6/2022). PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar, secara terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memproyeksikan adanya peningkatan konsumsi BBM jenis bensin (gasoline) seperti Pertalite dan Pertamax pada Nataru 2025/2026 dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Tak hanya bensin, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) pun meramal konsumsi BBM jenis gasoil (Biosolar dkk) bakal ikut melonjak.

"Jika dibandingkan dengan 2024 memang ada peningkatan secara overall. Kalau kita bicara gasolin itu meningkatnya sekitar 3,5 persen," jelas VP Retail Business Support PT Pertamina Patra Niaga Beny Harto Wijaya dalam sesi konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (22/12/2025).

"Kemudian untuk gasoil di satgas 2024 dan Satgas 2025 meningkatnya cukup tinggi Pak sekitar 13 persenan, gabungan dari semua produk gasoil," dia menambahkan.

Bila dibandingkan dengan konsumsi harian normal saat ini, pembelian gasoline juga diprediksi akan meningkat hingga 3,2 persen. Kenaikan konsumsinya pun bervariasi tergantung produk masing-masing.

"Misalnya kayak Pertalite itu sekitar 5,6 persen. Kemudian kalau pertama, sekitar 0,1 persen peningkatannya. Kemudian juga kita ada (Pertamax) Green, Green itu meningkatnya tinggi 23,9 persen. Dan (Pertamax) Turbo kita meningkat 5,4 persen," paparnya.

 

Konsumsi Biosolar Naik 5,5%

Petugas melakukan pengisian bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Kamis (30/6/2022). PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar, secara terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Senada, pembelian produk BBM jenis gasoil untuk kendaraan besar juga bakal melonjak di masa Nataru 2025/2026 nanti. Seperti Biosolar yang diperkirakan naik hingga 5,5 persen.

"Dan Dexlite itu meningkat cukup tinggi, 36,5 persen. Dan (Pertamina) Dex sekitar 50,4 persen," imbuh Beny.

 

Persiapan Ramadan dan Idul Fitri 2026

Di sisi lain, Pertamina juga telah mempersiapkan langkah penyaluran BBM di masa Ramadan dan Idul Fitri 2026, melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas Rafi). Mengingat masa perayaan Nataru dan Idul Fitri 2026 yang jaraknya cukup berdekatan.

"Jadi memang kami sudah memitigasi bahwa antara Nataru sesudah berakhir kan ke (Satgas) Rafi sangat dekat. Hal-hal tersebut menjadi pemikiran dan juga persiapan kami secara berkesinambungan," kata Beny.

"Sehingga kebutuhan energi baik itu pada masalah Satgas Nataru saat ini maupun nanti Satgas Rafi 2026 itu menjadi prioritas kami," tutur dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya