Liputan6.com, Jakarta - PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mengumumkan penguatan fokus strategis pada sektor kendaraan listrik. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan kontrak komersial baru oleh anak usahanya, ECGO, bersama EVMoto untuk pengadaan 10.000 unit sepeda motor listrik.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, pengiriman sepeda motor listrik dijadwalkan mulai Maret 2026. Nilai kontrak ditetapkan sebesar Rp 24 juta per unit, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp 240 miliar.
Advertisement
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (21/12/2025), kontrak ini menjadi bagian dari inisiatif strategis KRYA dalam memperluas portofolio bisnis ke sektor kendaraan listrik sekaligus membangun kehadiran jangka panjang dalam ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Dalam strategi ini, ECGO berperan sebagai lengan operasional yang mendukung pelaksanaan pengembangan bisnis EV perseroan.
Melalui kerja sama tersebut, KRYA menegaskan komitmennya untuk bertransformasi mengikuti tren industri otomotif yang semakin mengarah pada elektrifikasi. Perusahaan melihat sektor kendaraan listrik sebagai peluang pertumbuhan jangka panjang yang sejalan dengan kebutuhan transportasi ramah lingkungan.
Langkah ekspansi ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi KRYA di industri baru yang tengah berkembang pesat, sekaligus membuka peluang kolaborasi lanjutan di masa depan.
Mitra Rantai Pasok Utama
Selain itu, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk juga akan berperan sebagai mitra rantai pasok utama bagi ECGO. Perusahaan mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem rantai pasok yang lengkap dan kompetitif di sektor kendaraan listrik.
Kemitraan ini dirancang untuk memastikan ECGO memiliki fondasi operasional yang kuat, khususnya dalam pengelolaan pengadaan, logistik, hingga proses produksi secara efisien. Dengan dukungan tersebut, posisi ECGO di pasar kendaraan listrik diharapkan semakin solid.
Presiden Direktur PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk, William Teng, menegaskan pentingnya kontrak ini bagi strategi pertumbuhan perseroan.
“Kontrak ini merupakan langkah konkret dalam pelaksanaan strategi pertumbuhan kendaraan listrik PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. Melalui ECGO sebagai anak perusahaan kami, dan dengan peran aktif KRYA dalam rantai pasok, kami membangun fondasi operasional yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” ujar William.
Buka Peluang Kemitraan Lain
Manajemen KRYA meyakini kolaborasi ini akan menjadi platform awal bagi pengembangan bisnis kendaraan listrik yang lebih luas. Ke depan, perseroan membuka peluang untuk menjalin kemitraan strategis lainnya seiring transformasi bisnis yang sedang berlangsung.
Pelaksanaan kontrak pengadaan motor listrik ini akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses bisnis.
Ke depan, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk berkomitmen memperkuat strategi kendaraan listrik, mengoptimalkan sinergi di dalam grup, serta meningkatkan kapabilitas bisnis. Langkah ini diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan di tengah perkembangan industri kendaraan listrik nasional.