Chelsea Tetap Tenang di Tengah Isu Enzo Maresca dan Minat Manchester City

Chelsea tetap tenang menyikapi isu ketertarikan Manchester City pada Enzo Maresca. Klub fokus pada target musim dan menepis spekulasi berlebihan.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 20 Desember 2025, 18:52 WIB
Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge, London, Senin dini hari WIB (16-12-2024). (Ben STANSALL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea diminta segera menutup drama yang mengelilingi posisi pelatih kepala mereka, Enzo Maresca, dalam sepekan terakhir. Klub London barat itu berupaya memastikan kegaduhan tidak merembet ke performa tim di lapangan.

Situasi menjadi lebih rumit setelah muncul laporan bahwa Maresca masuk dalam daftar kandidat Manchester City. Ketertarikan tersebut muncul di tengah kesan bahwa musim ini bisa menjadi yang terakhir bagi Pep Guardiola di Etihad Stadium.

Sorotan terhadap Maresca sebenarnya sudah lebih dulu menguat setelah pernyataannya sendiri usai kemenangan atas Everton. Kini, Chelsea harus mengelola situasi dengan hati-hati agar isu di luar lapangan tidak mengganggu target besar mereka musim ini.


Chelsea Hadapi Sorotan Usai Pernyataan Maresca

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, melambaikan tangan kepada suporter di dekat trofi UEFA Conference League yang diraih tim asuhannya setelah mengalahkan Real Betis dengan skor 4-1 di laga final yang berlangsung pada Kamis (29/5/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Denes Erdos)

Drama bermula dari konferensi pers pascalaga ketika Maresca menyebut 48 jam terburuknya di Stamford Bridge. Pernyataan itu memicu spekulasi soal kurangnya dukungan internal di klub.

Menurut penjelasan The Athletic, komentar tersebut mengejutkan sejumlah pihak di dalam Chelsea. Sumber internal menyebut tidak ada konflik atau perselisihan yang mendahului luapan emosi sang pelatih.

Ketidakjelasan Maresca dalam menjelaskan maksud ucapannya membuat teori soal masalah internal terus bergulir. Situasi itu semakin diperbesar oleh jawabannya yang dianggap tidak meyakinkan dalam beberapa agenda media berikutnya.


Isu Manchester City dan Sikap Tenang Chelsea

Gelandang Chelsea asal Portugal #07, Pedro Neto, merayakan gol kedua mereka dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Fulham dan Chelsea di Craven Cottage di London pada tanggal 20 April 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Sorotan kian tajam setelah laporan eksklusif menyebut Maresca masuk radar Manchester City. Hal ini membuat setiap laga dan wawancara Maresca kini berada di bawah pengawasan ketat.

Chelsea, menurut sumber klub, merespons dengan sikap tenang dan menganggap situasi berjalan seperti biasa. Fokus utama tetap diarahkan pada hasil pertandingan dan target finis empat besar Liga Inggris serta kiprah di tiga kompetisi piala.

Klub juga menegaskan rencana evaluasi menyeluruh, termasuk terhadap Maresca, akan tetap dilakukan di akhir musim keduanya. Peninjauan itu dijadwalkan sekitar akhir Mei atau awal Juni dan tidak dipengaruhi isu terbaru.


Kontrak Jangka Panjang dan Stabilitas Struktur Klub

Chelsea merasa berada dalam posisi kuat karena kebijakan kontrak jangka panjang. Maresca terikat kontrak hingga 2029 dengan opsi perpanjangan 12 bulan, sehingga tidak mudah bagi klub lain untuk merekrutnya.

Selain itu, Chelsea menekankan bahwa struktur klub tidak bergantung pada satu individu. Sumber internal menyoroti fakta bahwa tim tetap berada di jalur target meski kehilangan Levi Colwill dan minim kontribusi Cole Palmer akibat cedera.

Klub juga mengakui telah menyiapkan daftar calon penerus pelatih sebagai bagian dari praktik standar. Langkah ini disebut sudah direncanakan jauh sebelum pernyataan kontroversial Maresca dan tidak dimaksudkan sebagai sinyal perpisahan.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya